RADARSOLO.COM - Prestasi membanggakan kembali diraih tim Bengawan Formula Student Universita Sebelas Maret (UNS). Mereka memboyong tiga penghargaan di ajang Formula SAE (FSAE) Japan 2023, di Shizuoka, Jepang, 28 Agustus lalu.
Formula SAE Japan merupakan ajang bergengsi kompetisi mobil balap formula karya mahasiswa tingkat internasional. Ajang tersebut diinisiasi Japan Society of Automotive Engineers (JSAE), yang sudah expert (ahli) di bidang otomotif. Telah digeber sejak 2003, dan diikuti ratusan universitas.
Tahun ini, Bengawan Formula Student UNS berhasil menyabet tiga penghargaan. Yakni juara 3 CAE Award, top 5 aerodynamics awards, dan top 5 ergonomics awards. Mereka membuktikan diri bisa bersaing dengan 76 tim dari berbagai negara.
“Tim kami juga berhasil mencatat rekor race terbaik dari Indonesia. Catatan waktu kami 1 menit, 14 detik,” ungkap general manager Bengawan Formula Student UNS Tegar Aryoseno, kemarin (25/9).
Prestasi tersebut tak luput dari kerja keras dan kerja sama seluruh tim. Mengingat persiapan mereka sudah dilakukan dalam kurun setahun terakhir. Selain itu, mereka terus melakukan berbagai inovasi terhadap mobil yang dilombakan.
Pengembangan menyasar desain dan manufaktur. Mulai dari perubahan desain chassis (rangka) mobil agar lebih kuat, aerodynamic devices untuk downforce, desain kaki-kaki, hingga pengembangan mesin.
“Harapan saya ke depannya, tim terus meningkatkan performa dan inovasi terhadap mobil. Terutama untuk kompetisi FSAE berikutnya dan berharap bisa menggapai peringkat lebih tinggi. Baik pada static event maupun dynamic event,” imbuh Tegar.
Meski ajang FSAE Japan 2023 kelar dan memboyong sejumlah award, Bengawan Formula Student UNS belum merasa puas. Mereka masih ingin mengembangkan mobil andalannya. Terutama meningkatkan performa mesin dan inovasinya.
“Ini merupakan awal yang baik, karena kami baru saja vakum. Sudah tiga tahun kami tidak mengikuti kompetisi ini. Baru tahun ini ikut lagi dan mendapatkan award. Kami sudah membuktikan mampu bersaing dengan 76 tim dari universitas internasional lainnya,” papar Tegar.
Hasil yang diraih Bengawan Formula Student UNS, tak lepas dari dukungan kampus. Demi meraih prestasi lebih tinggi, tim mencoba berinovasi dengan membuka peluang mahasiswi untuk mengendarai mobil tersebut saat race. “Tahun selanjutnya rencananya akan ada driver perempuan,” ujar dosen pendamping tim Agung Tri Wijayanta. (ian/fer)
Editor : Damianus Bram