Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Popda Basket Kota Surakarta Mulai Menjalar Jenjang SD, Geber Pembibitan Sejak dini

Mannisa Elfira • Senin, 9 Oktober 2023 | 18:52 WIB
PEMBIBITAN: Pelaksanaan Popda Kota Bengawan cabor basket pada kelas SD di Sritex Arena, Senin (9/10).
PEMBIBITAN: Pelaksanaan Popda Kota Bengawan cabor basket pada kelas SD di Sritex Arena, Senin (9/10).

RADARSOLO.COM - Pembibitan pebasket potensial di Kota Solo kian dimatangkan sejak dini. Hal tersebut tampak di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Surakarta tahun ini. Mewadahi kemampuan pelajar mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Di jenjang SD, 16 tim mix berjuang di Sritex Arena pada 9-10 Oktober ini. Head Coach SD Kristen Manahan Wongso Suseno mengatakan pertandingan Popda tingkat SD baru kali ini diadakan di Solo.

"Bagus. Baru kali ini SD ada pertandingan Popda. Untuk pembibitan di Solo sangat bagus. Juga untuk perkembangan (basket) nantinya," kata Wongso.

Anak asuh Wongso Suseno bersua dengan SD SK PNK Surakarta. Dalam pertemuan pertama ini, SD Kristen Manahan unggul 11-7 dari lawannya.

"Di pembukaan anak-anak mainnya juga sudah bagus, soalnya dari dulu SD Kristen Manahan juga belum pernah mengeluarkan tim basket. Baru kali ini," jelas Wongso.

Meski terbilang baru, anak SD Kristen Manahan giat berlatih. "Kami latihan sih tiap hari, untuk (bangun) chemistry sama team work-nya," imbuh Wongso.

Mengenai penyelenggaraan tingkat SD, Ketua Perbasi Surakarta Bagus Andrean John menjelaskan yang menjadi goal pihaknya ingin mengembalikan marwah Solo sebagai Kota Basket. Praktis, perlu dijalankan dari usia dini.

"Saya mengusulkan untuk SD ini karena investasinya tidak kecil. Terima kasih atas supportnya Pemerintah Kota Surakarta. Mas Wali (Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka), Dispora," kata pria yang kerap dipanggil paman John itu.

Usulan terselenggaranya jenjang SD juga diapresiasi oleh Sub Koordinatir Olahraga Prestasi Dispora Kota Surakarta Iskak. Menurutnya, ini merupakan ide yang cemerlang.

"Biasanya SD tidak ada, karena provinsi juga sejak dulu tak ada. Karena kami ingin menciptakan daya saing tinggi itu makanya membina adik adik sedini mungkin. Usulannya Ketua Perbasi Kota Surakarta cemerlang. SD harus ada karena harus membina sedini mungkin. Makanya kita setujui dari pemerintah untuk diadakan jenjang SD," ujar Iskak.

Pelaksanaan Popda jenjang SD ini juga bertujuan mensosialisasikan basket. Karena rata-rata tidak semua sekolah paham tentang basket. Ini dikatakan oleh Sekretaris Perbasi Solo Fachruddin Siregar.

"Semua sekolah di solo boleh ikut nah kami harus mensosialisasikan sejak dini, bahwa aturanya basket itu berbeda seperti ini, bertanding harusnya pakai seperti ini. Kami harapanya Solo jadi kota basket, mulai dari awal lah, mulai dari dini hingga veteran, jadi tidak melulu di Semarang, jadi harapanya dari perbasi, programnya mas john juga bisa narik Solo itu kota basket," jelasnya.

Sementara itu, untuk jenjang SMP dan SMA bakal digelar 10-12 Oktober mendatang. Untuk SMP ada 27 peserta, sedangkan tingkat SMA ada 26 peserta.

"Jadi pesertanya kurang lebih hampir 67 tim dari tingkat SD-SMA," tambah Fachruddin. (nis)

Editor : Damianus Bram
#Pekan Olahraga Pelajar Daerah #popda #basket #kota surakarta