Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Karisma Evi Tiarani, Sprinter Asal Boyolali yang Raih Perak Asian Para Games di China

Niko auglandy • Jumat, 27 Oktober 2023 | 05:06 WIB

 

Karisma Evi Tiarani dalam pertandingan nomor 100m T44/64 para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Hangzhou, China, Kamis (26/10/2023). Evi berhasil meraih medali perak dengan caatatan waktu 14.37 detik. NPC INDONESIA
Karisma Evi Tiarani dalam pertandingan nomor 100m T44/64 para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Hangzhou, China, Kamis (26/10/2023). Evi berhasil meraih medali perak dengan caatatan waktu 14.37 detik. NPC INDONESIA
 

 

 

RADARSOLO.COM – Sprinter asal Boyolali Karisma Evi Tiarani sukses persembahkan medali perak untuk Indonesia pada ajang Asian Para Games (AiPG) 2022 Hangzhou, di Huanglong Sports Centre Stadium, Tiongkok, Kamis (26/10).

Turun di cabor para atletik di nomor lari 100m T63/64, Evi finish di posisi kedua dengan catatan waktu 14.37 detik.

Di kelas ini, medali emas diraih pelari asal Jepang Saki Takakuwa dengan waktu 14.11 detik. Sementara posisi ketiga diraih Law Lar Win asal Kamboja (15.02 detik).

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Harapannya ke depan catatan waktu saya akan lebih baik lagi,” ucap Evi, usai perlombaan.

Evi sejatinya berlomba di kelas T42/T63, namun di kelas tersebut urung diperlombakan lantaran mundurnya peserta dengan berbagai alasan dan hanya menyisakan Evi yang siap bertanding. Akhirnya Evi dialihkan ke nomor lomba T44/T64.

“Evi bertanding di nomor T44/T64 yang disabilitas atlet-atletnya lebih ringan dibandingkan Evi. Kondisi itu membuat peluang Evi meraih emas semakin berat,” terang kepala pelatih para atletik Slamet Widodo sebelum lomba.

Kharisma Evi jadi harapan Indonesia di cabor atletik. Di AiPG sebelumnya di Jakarta 2018 silam, dia sukses meraih satu emas (100 m T42/63), satu perak (long jump T42/22/61-64), dan satu perunggu di kelas 4x100 m universal relay.

Atletik jadi salah satu andalan Indonesia untuk banjir medali di ajang ini. Hingga kemarin, cabor ini sudah mendulang empat emas. Hebatnya Saptoyogo Purnomo (T37) sukses mendulang tiga emas dari kelas 100 m, 200 m, dan 400 m.

“Saya merasa sangat puas dengan medali emas ini. Sebab, selain mampu meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games,” ucap Yogo, usai perlombaan.

Sementara satu emas lainnya dipersembahkan sprinter Ni Made Arianti Putri dari kelas womens 100 m-T12.Namun yang paling membuat kejutan adalah para catur Indonesia secara fantastik sukses meraih tujuh medali emas dalam sehari, kemarin. (nik/bun)

 

 

Editor : Niko auglandy
#atletik #Asian Para Games #Karisma Evi