Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Rindu Kejuaraan, Invitasi Bentukan Sasana Wushu Purwa Aldaka Banjir Peminat

Mannisa Elfira • Rabu, 10 Januari 2024 | 17:00 WIB

 

Pelaksanaan Invitasi Sasana Wushu Purwa Aldaka Surakarta di Solo Paragon, Minggu (7/1). (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)
Pelaksanaan Invitasi Sasana Wushu Purwa Aldaka Surakarta di Solo Paragon, Minggu (7/1). (MANNISA ELFIRA/RADAR SOLO)

 

RADARSOLO.COM – Sasana Wushu Purwa Aldaka sukses menggelar kompetisi bertajuk invitasi di Mall Solo Paragon, Sabtu-Minggu (6-7/1). Respons adanya kejuaraan ini cukup positif, dengan banyaknya peminat untuk berkompetisi.

Panitia Invitasi Wushu Purwa Aldaka 2024 Santoso Harjanto mengatakan, banyak orang yang ternyata mencari informasi tentang keberadaan sasana wushu di Solo.

"Jadi mereka ingin anaknya ikut wushu, tapi bingung mau ikut latihannya di mana. Akhirnya datang ke kejuaraan ini," ujar Santoso saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di sela-sela kejuaraan.

Untuk event ini sendiri, ada tiga sasana wushu asal Kota Bengawan yang berpartisipasi. Selain Purwa Aldaka, ada juga Sasana Eagle Fist, dan PMS.

"Selain itu ada satu sasana dari Kabupaten Magelang dan dua dari Salatiga ikut serta," tambah Santoso.

Santoso cukup senang karena agenda berjalan dengan sangat sukses dan lancar. Semua berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

"Dari kontingen-kontingen luar kota juga mereka sangat puas adanya event ini. Karena tahun kemarin di Jawa tengah tidak ada event," tambahnya.

Kejuaraan ini memang digelar dalam status undangan. Peserta yang diundang selain dari sasana di Solo, adalah sasana dari Magelang dan Salatiga. Ini untuk menampung animo atlet wushu yang cukup rindu untuk berkompetisi.

Awalnya Purwa Aldaka hanya ingin menggelar kompetisi internal.

"Tapi teman-teman ingin ikut. Jadi kami buat invitasi. Kemudian setelah event ini berjalan, ternyata teman dari kota lain juga berharap pada event berikut bisa datang ke Solo," ujarnya.

Event ini diikuti oleh 139 atlet, yang terjun di 291 nomor pertandingan. Ada banyak manfaat dengan mengikuti kompetisi ini.

"Atlet bisa menambah jam terbang. Untuk atlet yang sudah berprestasi, agar stabil prestasinya. Selain itu kami juga berusaha menjaring atlet baru yang potensial," ungkapnya.

Disinggung soal perkembangan atlet, Santoso melihat banyak kemajuan dari segi kualitas. Termasuk power, tenaga, speed, hingga ekspresi.

"Atlet-atlet yang baru pertama kali turun pun itu lumayan. Padahal untuk tampil di sebuah kejuaraan itu butuh mental yang kuat," tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Solo Jacqueline Laurita Goenawan. Dia merasa senang bisa mengikuti kompetisi ini.

"Setelah ini saya akan tambah rajin latihan. Setiap hari saya latihan kecuali hari Minggu," tambahnya. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#wushu #Solo Paragon