Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bagas/Fikri dan Rinov/Pitha Terima Kenyataan Pahit di Malaysia Open 2024: Akui Sulit Lepas dari Tekanan di Tahun Olimpiade

Syahaamah Fikria • Rabu, 10 Januari 2024 | 23:48 WIB


Pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana saat berlaga di Japan Open 2023 di Stadion Yoyogi Jepang, Rabu (26/7).
Pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana saat berlaga di Japan Open 2023 di Stadion Yoyogi Jepang, Rabu (26/7).

RADARSOLO.COM - Dua wakil Indonesia yang bertarung di babak 32 besar Malaysia Open 2024, Rabu (10/1), harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal.

Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari sama-sama menelan kekalahan dari lawan mereka lewat dua game langsung, hari ini.

Bagas/Fikri ditundukkan wakil India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 18-21, 19-21 dalam laga yang berlangsung selama 44 menit.

“Di gim pertama permainan kami belum in, terlambat panas. Sementara lawan start-nya bagus dan kami kalah dari situ,” kata Bagas, dikutip dari keterangan PP PBSI.

Pada game kedua, Bagas/Fikri berupaya bangkit dengan pola permainan yang lebih taktis. Mereka pun sempat unggul jauh dengan skor 14-8.

“Di game kedua permainan kami membaik, kami sudah mulai menemukan irama dan feel bertanding yang tepat,” ujar Bagas, dilansir dari Antara.

Sayang, pasangan peringkat sembilan dunia itu itu belum bisa memanfaatkan peluang. Bagas/Fikri bisa terkejar dengan kedudukan sama 16-16.

Kejar mengejar poin pun terjadi. Hingga akhirnya Bagas/Fikri haru mengakui keunggulan lawan mereka yang menduduki peringkat dua dunia itu.

“Game kedua setelah sempat unggul jauh, kami banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Itu membuat lawan bangkit lagi dan membuat kami balik tertekan,” papar Fikri.

“Dibanding dua pertemuan sebelumnya, hari ini mereka lebih banyak melakukan variasi serangan,” imbuh dia.

Setelah ini, Bagas/Fikri ingin segera move on. Mereka harus segera bangkit dan mempersiapkan diri untuk melakoni turnamen-turnamen penting lainnya di awal tahun ini.

Hal itu mengingat pengumpulan poin menuju Olimpiade 2024 Paris masih bergulir hingga 28 April.

Sementara itu, hasil buruk di babak 32 Malaysia Open 2024 juga terjadi pada ganda campuran Rinov/Pitha.

Mereka harus menelan kekalahan atas wakil Denmark Mathias Thyrri/Amalie Magelund dua game langsung 17-21, 14-21.

Rupanya, ganda campuran peringkat 18 dunia itu tak bisa lepas dari tekanan saat bermain di laga BWF Super 1000 ini.

“Saya rasa tekanan ada pada semua pemain termasuk kami. Apalagi ini adalah tahun yang penting, tahun Olimpiade,” kata Pitha. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#malaysia open #Pitha #Rinov #Bagas #Fikri #BWF Super 1000