RADARSOLO.COM - Musim hujan seringkali mendatangkan hambatan bagi pecinta olahraga yang senang beraktivitas di luar ruangan.
Di lain sisi, musim hujan juga digunakan sebagai alasan untuk berhenti aktif berolahraga.
Padahal menjaga kebugaran fisik diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pada cuaca dingin.
Menurut Ahli Gizi RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Niwndyane mengungkapkan bahwa olahraga tetap dibutuhkan untuk menjaga kebugaran.
Disamping mengonsumsi asupan gizi seimbang hingga istirahat yang cukup sehingga tidak mudah sakit.
“Kalau tak bisa melakukan olahraga, setidaknya aktivitas fisik lah. Karena sering hujan maka tidak bisa dilakukan di luar ruangan. Banyak kok pilihan olahraga dalam ruangan yang bisa dilakukan selama musim hujan,” jelas Niwndyane kepada RadarSolo.com, Jumat (9/2/2024).
Niwndyane mengungkapkan, apabila selama ini sering kali menggeluti olahraga lari di luar ruangan bisa menerapkan hal sama di dalam ruangan.
Bahkan ada beberapa jenis olahraga tertentu yang bisa dilaksanakan di dalam ruangan.
Termasuk melakukan olahraga tanpa menggunakan alat sama sekali. Seperti jogging, aerobik hingga yoga bisa menjadi pilihan tanpa harus khawatir cuaca buruk.
Disarankan untuk menghindari olahraga sambil hujan-hujanan. Mengingat rentan untuk jatuh sakit.
Di lain sisi, hujan membuat bagian permukaan di lokasi tertentu menjadi licin maupun becek.
Hal itu memicu seseorang berisiko untuk jatuh ketika berolahraga, sehingga perlu dilakukan di dalam ruangan karena lebih praktis.
“Kami sarankan untuk melakukan olahraga minimal selama 30 menit dalam sehari. Bisa juga dilakukan selama satu jam per tiga hari,” ujar Niwndyane.
Dia mengungkapkan, olahraga maupun aktivitas fisik tetap harus dilakukan karena memberikan dampak positif pada tubuh.
Terutama dalam mengaktifkan gerak badan sehingga menguatkan otot dan tulang. Mendukung dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
Niwndyane meminta dalam berolahraga harus konsisten melakukannya. Terutama dengan rutin meluangkan waktu untuk berolahraga di tengah kesibukan dalam beraktivitas sehari-hari.
Memang hal itu tidak mudah, tetapi hal itu perlu dilakukan karena penting untuk menunjang kesehatan diri.
“Untuk aktivitas olahraga di dalam ruangan itu bisa dilakukan bervariasi. Harapannya tidak hanya itu-itu saja yang dilakukan. Ditambah untuk makanan juga bisa divariasikan sehingga asupannya sesuai kebutuhan tubuh seperti karbohidarat, lemak, protein dan mineral,” tambahnya.
Diakui Niwndyane bahwa saat musim hujan membuat orang untuk malas bergerak karena cuacanya yang dingin.
Hal itu membuat orang memilih tidur di kasur dengan menggunakan selimut. Tetapi tindakan tersebut dinilai tidak tepat karena tidak menambah energi pada tubuh.
Terlebih lagi bagi mereka yang selama ini bekerja di dalam ruangan air conditioner (AC) juga disarankan rutin berolahraga.
Minimal melakukan aktivitas di area kantor sehingga menjadikan tubuh tidak cepat lelah. Termasuk membantu meningkatkan kontrol motorik, menjaga stamina hingga membakar kalori.
“Semuanya harus dilakukan secara konsisten. Mulai dari melakukan olahraga, asupan gizi hingga istirahat yang cukup meski dalam cuaca dingin. Ini semua pada akhirnya untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujarnya. (ren/bun)
Editor : Damianus Bram