RADARSOLO.COM - Sebanyak 1.000 peserta mengikuti Sambernyawa Weekend Fest sebagai wadah untuk talenta muda Solo Raya di bidang E-Sports.
Agenda ini diinisiasi oleh Persis Solo yang bekerja sama dengan Luwes Group.
Agenda ini hadir di empat regional Solo Raya. Diantaranya Solo, Sukoharjo, Sragen, dan Klaten.
Dalam Sambernyawa Weekend Fest ini, peserta akan memainkan kompetisi Free Fire, para peserta terbagi 192 tim.
Zulfikar Isvahany dari divisi Business and Development Persis mengatakan Sambernyawa Weekend Fest bertujuan untuk menemukan talenta muda bidang e-sports di Solo Raya.
"Persis dan Luwes Group memiliki visi yang sama untuk memberikan wadah bagi talenta muda se-Solo Raya. Luwes Group memberikan support untuk tempat dan juga kebutuhan selama event berlangsung,” jelasnya.
Setelah menggelar kualifikasi selama dua hari pada Sabtu (24/2/2024) di Luwes Nusukan dan Kartasura, serta Minggu (25/2/2024) di Luwes Sragen dan Luwes Delanggu, babak Grand Final Sambernyawa Weekend Fest akan diselenggarakan di Luwes Kestalan, Sabtu (2/3/2024).
Zulfikar menjelaskan dari babak kualifikasi terdapay juara pada masing-masing regional. Mereka akan dipertemukan di babak Grand Final. Total 12 finalis bersiap untuk memperebutkan tahta juara.
“Selain itu juga akan ada Cosplay Competition dengan karakter Free Fire, serta hadirnya pemain Persis Solo pada sesi talkshow dan MaBar (main bareng) Free Fire," ungkapnya.
Ke depan, Zulfikar berharap agar kegiatan serupa bisa terus diadakan. Pastinya dengan lebih banyak lagi daerah yang menjadi titik penyelenggaraan. Tujuannya agar dapat menjaring lebih banyak lagi talenta-talenta e-sports.
"Dan mungkin ke depannya bisa hadir kompetisi lain selain Free Fire,” sambungnya.
Sementara itu General Manager E-Sports Persis Solo Ershad Riansyah turut mendukung keberlangsungan Sambernyawa Weekend Fest untuk menjadi wadah kompetisi e-sports ke depannya. Hal ini dipertegas dengan terpenuhinya seluruh slot tim di setiap regional.
“Antusiasme dari peserta sangat baik, terbukti slot 48 tim di setiap regional terpenuhi. Banyak sekali kita melihat wajah-wajah baru yang ikut skema kompetitif Free Fire di Solo Raya," ujarnya.
Wadah seperti ini memang diperluka. Berkaca dari pesatnya perkembangan dunia e-sports di Indonesia beberapa tahun kebelakang.
"Sangat masif dan pesat kompetisi e-sports di Indonesia. Banyaknya turnamen skala regional dan juga nasional menjadi bukti bahwa olahraga ini selangkah lebih maju,” jelasnya.
“Semoga semakin banyak muncul talenta baru di Solo Raya, khususnya untuk Free Fire. Harapannnya juga agar mereka bisa mengharumkan nama Solo dan mungkin bisa menjadi perwakilan Indonesia di turnamen internasional," sambungnya. (nis)
Editor : Damianus Bram