Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Blind Judo Indonesia Buka Asa Bisa Terjun di Paralimpiade Paris, Tiga Pejudo Raih Catatan Bagus di Jerman

Niko auglandy • Jumat, 1 Maret 2024 | 16:15 WIB

 

pejudo kebanggan Indonesia Roma Siska terjun di ajang IBSA Judo Grand Prix 2024 di Heidelberg, Jerman.
pejudo kebanggan Indonesia Roma Siska terjun di ajang IBSA Judo Grand Prix 2024 di Heidelberg, Jerman.

RADARSOLO.COM - Cabor blind judo terus menjaga peluang untuk mengirimkan atlet untuk berlaga di Paralimpiade Paris 2024. Guna mengumpulkan poin untuk lolos ke Paralimpiade 2024.

NPC Indonesia mengirimkan tiga pejudo terjun di ajang IBSA Judo Grand Prix 2024 di Heidelberg, Jerman, 13-19 Februari itu. Roma Siska yang terjun di kelas J1 +70 kg mampu menempati peringkat ketiga.

“Saya merasa sudah cukup puas dengan hasil ini. Target saya saat ini adalah mengejar ranking Paralimpiade,” terang Roma Siska.

Keberhasilan itu mengantarkannya mendapatkan tambahan 240 poin, sekaligus memperbaiki peringkat ke urutan tujuh race to Paris 2024.

“Saya telah memenuhi target merebut medali perunggu dalam Grand Prix Heidelberg. Saya mendapatkan 240 poin dan akan menaikkan peringkat saya ke posisi lebih atas dalam race to Paris 2024,” tambah Roma Siska.

Sementara itu di pejudo lainnya, yakni Novia yang terjun di kelas J1 -48 kg. Novia menempati peringkat kelima di ajang ini, dan sanggup memperoleh tambahan 120 poin.

Tambahan poin itu terus menjaga peluang Novia untuk lolos ke Paralimpiade 2024 dengan kini menempati peringkat sembilan.

Sementara Junaedi tampil di kelas J1 -60 kg sukses meraih tambahan 6 poin. Kini dia berada di peringkat tujuh daftar perburuan tiket ke Paralimpiade 2024.

Sementara itu Sensei Lee menilai penampilan atlet judo Indonesia dalam kejuaraan ini telah sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Pencapaian atlet sesuai target. Kondisi mereka juga cukup baik, namun performa masih belum maksimal karena persiapan yang dilakukan cukup singkat,” jelas Pelatih Blind Judo Indonesia asal Korea Selatan Sensei Lee Yong Il

Atlet blind judo Indonesia masih memiliki peluang untuk mengamankan tiket ke Paralimpiade 2024 jika mampu meraih prestasi dalam kejuaraan di Turki dan Georgia. Kedua kejuaraan itu akan menjadi kualifikasi terakhir menuju Paralimpiade tahun ini.  (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#paris #Novia #paralimpiade #korea selatan #Blind Judo #Roma Siska