RADARSOLO.COM — Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang ASEAN University Games (AUG) 2024 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Dalam perlombaan tersebut, Ginting Baharudin Putra berhasil mendapatkan medali perak di cabor pencak silat, dari kelas D putra yang diikutinya.
Sementara itu dari cabor bulu tangkis, Aisya Sativa Fatetani juga meraih dua medali. Yakni, perak dari kelas tunggal putri, dan perunggu dari kelas beregu putri.
Ginting mengakui bangga dengan pencapaian ini.
“Bisa main di event internasional ini patut disyukuri juga, karena memang kesempatan kayak gini juga nggak tahu bakal keulang lagi, apa enggak. Tapi tetap saya syukuri karena sudah bisa bawa nama Indonesia dan UMS bangga di kancah internasional,” kata Ginting.
Setelah ini, Ginting berharap dapat berpartisipasi dalam ajang SEA GAMES dan mewakili Indonesia. Namun untuk dapat mewakili Indonesia butuh proses yang panjang, karena harus melewati tahap seleksi nasional.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa karena dapat bertemu dengan pelatih-pelatih hebat. Selain itu saya mendapatkan ilmu dari teknik strategi yang peserta lain lakukan,” ucapnya.
Tak hanya mahasiswa, dosen UMS Nur Subekti turut berkontribusi sebagai pelatih tim nasional pencak silat. Nur Subekti mengungkapkan rasa syukurnya karena mahasiswa UMS dapat menyumbangkan prestasi pada ajang ini.
“Ini merupakan capaian yang luar biasa. Dari segi target kami tidak menyangka dua-duanya mendapatkan prestasi, walaupun belum dapat medali emas,” ucap Nur Subekti. (nik)
Editor : Niko auglandy