Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Atlet Paralimpiade Asal Indonesia Akui Cuaca Paris Seperti Tawangmangu Karanganyar

Mannisa Elfira • Senin, 26 Agustus 2024 | 04:48 WIB
Atlet  para bulu tangkis Indonesia Dheva Anrimusthi (kiri) dan Khalimatus Sadiyah (kanan) dalam sesi latihan di Porte de la Chapelle, Paris, Perancis, Jumat (23/08/2024). Indonesia mengirimkan 9 atlet dari cabang olahraga para bulu tangkis untuk tampil di
Atlet para bulu tangkis Indonesia Dheva Anrimusthi (kiri) dan Khalimatus Sadiyah (kanan) dalam sesi latihan di Porte de la Chapelle, Paris, Perancis, Jumat (23/08/2024). Indonesia mengirimkan 9 atlet dari cabang olahraga para bulu tangkis untuk tampil di

RADARSOLO.COM  Skuad para bulu tangkis Indonesia akan tampil di Paralimpiade Paris 2024 mulai Rabu (28/8) mendatang. Dalam kompetisi bergengsi tingkat dunia ini, tim kepelatihan melihat potensi untuk memperoleh satu emas, dua perak, dan tiga perunggu. 

Rombongan tepok bulu sudah menginjakkan kaki di Paris beberapa waktu lalu. Menjelang pertandingan, satu hari sesi latihan di venue akan dimanfaatkan dengan maksimal.

"Dari sisi pengalaman pada single event sebelumnya, kita masih berada pada titik aman, yang penting jangan ada kendala apa-apa saat di lapangan. Insya Allah bisa," beber Tim Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia Hary Susanto.

Mengenai penyesuaian, mereka menikmati proses adaptasi awal menuju Paralimpiade 2024. Salah satunya, Khalimatur Sadiyah. Udara sejuk Paris justru mengingatkannya pada daerah wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar. Daerah wisata yang pernah dikunjunginya.

"Adaptasi awal ini aman semuanya. Cuaca di Paris hampir sama seperti ketika di Tawangmangu," ujar Khalimatus.

Skuad Indonesia sekarang ini masih menunggu jadwal untuk mencoba tempat pertandingan. Setiap kontingen diberi kesempatan satu hari untuk mencoba Paris Arena II yang menjadi venue bulu tangkis pada Paralimpiade 2024. "Kami baru warming up saja, karena belum mencoba lapangan. Jadi kita masih belum tahu (kondisi venue)," beber Khalimatus.

Khalimatus Sadiyah akan tampil di nomor tunggal putri klasifikasi SL (standing lower) 4 dan ganda campuran klasifikasi SL (standing lower) 3-SU (standing upper) 5 berpasangan dengan pebulu tangkis asal Kota Solo Fredy Setiawan. Terdapat harapan untuk nomor ganda campuran SL 3-SU 5 terjadi All Indonesian Final. Selain pasangan Khalimatus-Fredy Setiawan, Indonesia juga punya Leani Ratri Oktila-Hikmat Ramdani.

"Inginnya dikasih yang terbaik. Mohon doanya saja," ucap Khalimatus Sadiyah.

Sementara itu, Leani Ratri Oktila juga tak merasakan kendala saat adaptasi di Paris.  Khusus untuk adaptasi makanan, Leani Ratri ternyata sudah mempersiapkan diri selama setahun.

"Makanannya cocok karena untuk mempersiapkan diri menuju Paralimpiade ini, saya sudah lebih dari setahun tidak makan nasi," papar Leani Ratri. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#paris #paralimpiade