RADARSOLO.COM - Satu pria, satu wanita berbincang di arena. Bersama-sama membaca buku. Bahkan menari-nari.
Mengejutkannya, sang wanita terjatuh hingga meninggal dunia. Hal tersebut membuat pasangannya frustasi.
Tak lama kemudian, muncul satu anak laki-laki. Lengkap mengenakan topi beserta seragam pramuka dengan puluhan koin di bajunya. Dengan muka lucunya menghampiri sang pria tua. Tak asing bukan?
Ya, tampilan dari Sapphire Dance Crew -tim dance SMAN 2 Surakarta- terinspirasi dari film Up. Tayangan yang sudah popular dan merajalela di dunia.
Ini selaras dengan tema Dance Competition 2024 musim ini, yakni Move Up. Mereka bahkan membentangkan banner bertulisan "Life must go on so i decide to keep move up".
Sapphire Dance Crew ingin menyuguhkan perjuangan seorang kakek yang ingin melaksanakan keinginan dari mendiang istrinya.
"Sang kakek menginginkan dia terlepas dari keterpurukannya. Makanya dia terus berusaha. Dia akhirnya bisa menerbangkan rumahnya dengan balon-balon," tutur Kapten Sapphire Dance Crew Aisya Jasmin Meydina kepada Jawa Pos Radar Solo usai tampil.
Kurang lebih satu bulan Sapphire mempersiapkan tampilan ini. Tak sedikit kendala yang harus dihadapi mereka. Karena DBL bersamaan dengan tes di sekolah.
"Bahkan hari ini kami masih ujian. Tapi kami tetap ikut. Selain itu, kendala properti. Kemarin ada rusak ketika latihan H-1. Jadi kami cepat cepat membereskannya," tambahnya. (nis/nik)