RADARSOLO.COM - Legenda basket Kota Solo, Tugimin kembali meracik tim basket SMA Muhammadiyah 1 Surakarta (Muhi). Tim besutannya terjun di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Central Java-South.
Sayang, Muhi menelan dua kekalahan beruntun pada kompetisi student athlete paling bergengsi se-Indonesia ini. Mereka kalah atas SMA Al Abidin Bilingual School (ABBS). Plus menyerah dari 22-33 SMKN 2 Surakarta di Sritex Arena, Minggu (29/9/2024).
Meski begitu, Tugimin mengaku tak masalah dengan hasil tersebut. Pasalnya, ini merupakan comeback pertama Muhi setelah absen dua tahun dari kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day. Terakhir mereka ikut pada edisi 2022 silam.
"Selama Covid memang kami kehabisan amunisi. Ini kami tengah mencetak kembali. Ternyata anak-anak baru punya bakat potensial," beber pria yang akrab disapa Mbah Min tersebut kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga.
Karenanya, Mbah Min mementingkan jam terbang bagi anak-anak Muhi dalam kompetisi ini. Khususnya yang kelas 10, supaya ke depannya lebih punya pengalaman bersaing di kompetisi ini.
"Eman kalau tidak ikut DBL. Biar tahu atmosfernya. Kini, mereka bisa merasakan terutama kelas satu. Biar ada jam terbang," terang Mbah Min.
"Kami baru pertama main di sini. Jadi anak anak kaget. Memang belum matang. Kalah tidak apa apa, penting jam terbangnya," tambah Mbah Min.
Mbah Min sendiri mengapresiasi format anyar DBL edisi kali ini. Seperti diketahui, musim ini menggunakan sistem babak penyisihan grup. Yang mana artinya masing-masing peserta bakal tampil minimal dua kali.
"Kalau saya malah harusnya DBL satu grup empat kelompok. Sehingga bisa main tiga kali paling tidak," ujarnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy