Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kalau PON Aceh-Sumut Banjir Kritikan, Venue Peparnas di Solo Malah dapat Respons Positif dari Para Peserta 

Mannisa Elfira • Senin, 7 Oktober 2024 | 00:32 WIB
Atlet para archery yang jadi peserta Peparnas di Solo menjalani latihan di Lapangan Kotta Barat, Minggu (6/10/2024).
Atlet para archery yang jadi peserta Peparnas di Solo menjalani latihan di Lapangan Kotta Barat, Minggu (6/10/2024).

RADARSOLO.COM - Pertarungan ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 segera dimulai. Venue-venue di Solo Raya sudah menyiapkan diri, bahkan mereka mendapatkan respon positif dari peserta. Ambil contoh cabang olahraga (cabor) para panahan.

Para archery bakal dipertandingkan di Lapangan Kota Barat. Minggu (6/10) pagi, para kontestan diperkenankan menjajal arena.

Mereka pun kagum dengan lokasi pertandingan yang cukup nyaman ini.

"Hari ini kami melaksanakan latihan bersama hari ketiga. Awalnya lokasikan di Lapangan Banyuanyar, namun karena hari ini bertepatan dengan opening ceremony panitia menggeser latihan di Lapangan Kota Barat," ujar Pelatih Tim Kontingen Para Panahan Kalimantan Selatan Muhammad Amin Priyambudi usai latihan.

Amin -sapaan akrabnya- memuji Lapangan Kota Barat. Dia kagum, namun tak kaget. Mengingat Kota Solo sempat menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 silam.

"Lapangan Kotta Barat seperti kita ketahui sudah pernah menyelenggarakan APG Solo 2022. Seperti inilah lapangan untuk ajang internasional," ucapnya.

Fasilitas-fasilitas yang ramah disabilitas menambah kenyamanan para atlet untuk unjuk gigi. Amin mengklaim dengan adanya persediaan tersebut, anak asuhnya tak alami kendala non teknis, dan akan fokus untuk bertanding.

"Fasilitasnya sudah lengkap. Kami puji dan kami apresiasi lapangannya yang sangat bagus. Intinya tim kami tidak ada kendala," imbuh Amin.

Bukan hanya para panahan saja yang sudah siap. Begitu pula cabor tenis kursi roda. Yang mana pertandingannya bakal dilangsungkan di sekitar Stadion Manahan. Persiapan tenis kursi roda sudah mencapai 90 persen.

Technical Delegated Tenis Kursi Roda Irfan Dwi Nurfianto mengatakan bahwa sarana dan prasarana untuk pertandingan sudah siap digunakan.

Total ada tiga lapangan yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan cabang olahraga (cabor) tenis kursi roda pada Peparnas XVII. Dua lapangan berlokasi di luar ruangan atau outdoor dan satu lainnya berada di dalam ruangan atau indoor.

"Sejauh ini kesiapan venue mencapai 90 persen. Layout-layout sudah siap, sarana dan prasarana sudah siap, kami tinggal keep stand besok sudah siap,” ujar Irfan Dwi.

Irfan menyebutkan nantinya akan ada 33 atlet dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Papua, dan DK Jakarta. Mereka akan bertanding di enam nomor, yakni tunggal putra, tunggal putra open, tunggal putri, tunggal putri open, tunggal quad, ganda putra, ganda putri, dan ganda quad.

Para atlet yang menggunakan kursi roda bisa mengakses lokasi dengan mudah karena sudah ramah disabilitas. Standarisasi berstandar internasional sudah dilakukan pada ASEAN Para Games (APG) 2022 lalu.

"Luar biasa kalau kita bicara aksesibilitas di lapangan tenis Manahan. Semuanya sudah bagus. Kami tidak perlu memodifikasi apapun untuk aksesibilitas. Rencananya untuk hari ini kita coba semua scoreboard," ujar Irfan.

Ya, respons positif dari para perserta Peparnas ini tentu jadi kabar baik. Mengingat sebelumnya PON Aceh-Sumut jadi bahan gunjingan karena ketidaksiapan beberapa venue dan fasilitas pendukungnya.  (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Tenis Meja #Para Archery #peparnas