Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cetak 144 Rekor Nasional plus 1 Rekor ASEAN Tercipta di Ajang Peparnas di Solo

Mannisa Elfira • Selasa, 15 Oktober 2024 | 02:35 WIB

 

Medali Emas,Pelari asal Jawa Tengah Taufiq Abdul Karim beradu cepat dalam final lari 100 m klasifikasi Men 11 Peparnas XVII di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (8/10/2024). Taufik mendapatkan medali emas dengan capaian waktu 11,87.
Medali Emas,Pelari asal Jawa Tengah Taufiq Abdul Karim beradu cepat dalam final lari 100 m klasifikasi Men 11 Peparnas XVII di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (8/10/2024). Taufik mendapatkan medali emas dengan capaian waktu 11,87.

RADARSOLO.COM - Tak hanya juara-juara baru, rekor baru pun pecah di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024. Sebanyak 144 rekor nasional plus 1 rekor ASEAN berhasil tercipta di ajang ini.

Ketua PB Peparnas XVII Solo 2024 D.B Susanto membeberkan, hal ini menjadi bukti nyata bahwa dengan konsistensi dan kerja keras, segala hambatan dapat diatasi. Juga membuktikan bahwa perkembangan atlet disabilitas Indonesia semakin pesat.

"Raihan 144 rekor nasional ini bukanlah hal yang mudah dicapai. Setiap atlet telah menunjukkan perjuangan luar biasa, dan mereka layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Tidak hanya itu, keberhasilan memecahkan rekor ASEAN juga menunjukkan bahwa kita sudah berada pada jalur yang tepat untuk bersaing di level internasional," ucap Susanto.

Selain itu, Susanto menuturkan ajang ini telah menjadi saksi kebangkitan olahraga nasional Indonesia, dengan semangat keberagaman dan kesetaraan.

"Keberagaman dan kesetaraan adalah modal utama kita dalam meraih prestasi. Melalui ajang Peparnas 2024, kita telah memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersatu dalam semangat sportivitas dan persatuan," tambah Susanto.

Selama kurang lebih sepekan ini, sudah ada 567 medali yang diperebutkan. Terdiri dari 20 cabang olahraga yang dipertandingkan di Kota Solo, Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Kini Peparnas XVII Solo telah usai. Dengan berakhirnya multievent ini, Indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dan inklusivitas dapat menjadi kekuatan dalam meraih prestasi di dunia olahraga.

Peparnas 2024 juga semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang terus berupaya membangun kesetaraan di berbagai bidang, terutama dalam mendukung hak-hak dan potensi para atlet difabel. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#rekor nasional #peparnas