RADARSOLO.COM - Secara mengejutkan, roster andalan lini kedua Kesatria Bengawan Solo (KBS) Andre Adrianno pamitan dengan tim.
Musim lalu, pria kelahiran 1994 tersebut kerap menjadi senjata andalan Efri Meldi dari bench. Hengkangnya Andre Adrianno diumumkan langsung lewat Instagram resmi KBS (@kesatriabengawansolo).
Dalam video pendek tersebut, Andre Adrianno mengucapkan banyak terima kasih.
"Saya mau banyak-banyak mengucapkan terima kasih buat semua jajaran di tim KBS ini. Terutama tim owner, coaching staf, manajemen, dan semua pemain di tim KBS ini," ucap Andre.
Selama kurang lebih setahun, Andre mengklaim ada banyak cerita yang dialami, baik di luar lapangan atau di dalam lapangan. Dia juga berterima kasih kepada fans KBS yang berada di Kota Solo ataupun seluruh Indonesia.
"Tetap solid, dan tetap semangat. Andelin Tuhan selalu. Saya yakin dan percaya kalian pasti lebih baik lagi," tutur roster berusia 30 tahun itu.
Berdasarkan catatan IBL, nama Andre Adrianno dilambungkan oleh Satya Wacana Salatiga (SWS) di basket profesional tanah air, yang saat itu dilatih oleh Efri Meldi. Andre menari-nari di arena bersama SWS hingga 2020.
Dari SWS, Andre pindah untuk memperkuat West Bandits Solo. Setelah itu, Andre berseragam Prawira Harum Bandung selama satu musim.
Lalu pada 2023, Andre bermain untuk Bima Perkasa Jogja, kembali reunian dengan coach Efri Meldi yang jadi pelatih di klub asal Kota Pelajar tersebut kala itu. Dalam 29 pertandingan musim reguler, Andre mencetak 7,8 poin, 2,2 rebound, dan 1,3 assist. Andre juga tampil pada dua laga playoffs.
Saat Efri Meldi hijrah ke Kota Bengawan, Andre juga turut diboyong ke KBS. Andre terjun pada 23 pertandingan. Meski menit bermainnya tidak banyak, hanya 8,6 menit per pertandingan, tapi penampilan Andre justru bagus di playoffs. Dalam tiga laga pascamusim, Andre mencetak rata-rata 7,3 poin per game. (nis/nik)
.
Editor : Niko auglandy