Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pebulutangkis Muda Asal Klaten Jadi Kampiun Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2025

Mannisa Elfira • Minggu, 9 Februari 2025 | 04:28 WIB
Muhammad Rafa Shirdi dan Kafie El Azzam saat terjun di Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2025 di Kudus.
Muhammad Rafa Shirdi dan Kafie El Azzam saat terjun di Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2025 di Kudus.

RADARSOLO.COM - Prestasi membanggakan kembali hadir dari atlet-atlet Solo Raya. Salah satu atlet muda PB Champion Klaten Muhammad Rafa Shirdi sukses menjadi jawara Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2025.

Rafa -sapaan akrabnya- terjun pada kategori beregu U-13 putra. Di partai final, dia dan rekannya, Kafie El Azzam, menang 3-1 atas Istimewa Badminton Club asal Yogyakarta di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (8/2/2025).

Usai pertandingan, Rafa mengaku sempat tegang. Pasalnya, ini merupakan kejuaraan beregu pertama baginya.

"Saya baru pertama kali mengikuti kejuaraan beregu seperti ini. Tadi saya sempat tegang sebelum pertandingan final, tapi akhirnya bisa lebih tenang Ketika sudah di lapangan dan bisa mengerahkan kemampuan terbaik. Alhamdulillah akhirnya saya bisa menjadi penentu kemenangan tim di nomor beregu U-13 Putra," tutur Rafa.

Rafa merupakan salah satu dari 439 atlet yang berasal dari 28 klub mitra PB Djarum yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini.

Kompetisi inisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum tersebut mempertandingkan empat kategori usia, yakni U-9, U-11, U-13, dan U-15 baik Putra dan Putri dan terbagi di nomor perorangan dan beregu.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan, kejuaraan ini adalah salah satu bentuk upaya PB Djarum dalam menjaga ekosistem pembinaan atlet-atlet usia dini.

Tujuannya mengasah kemampuan, bakat serta teknik para pebulutangkis muda ketika berlaga di tengah arena pertandingan.

"Kami berupaya untuk terus berkontribusi demi kejayaan bulu tangkis Indonesia di pentas dunia. Bahkan dari level yang paling bawah, yakni pembinaan atlet-atlet usia dini dengan menyelenggarakan Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum agar mereka dapat terus mengasah kemampuan dalam pertandingan yang kompetitif," papar Yoppy.

"Dengan saling bertemu di kejuaraan ini, atlet-atlet klub mitra bisa saling mengukur diri, mengasah kemampuan dan melakukan evaluasi demi perkembangan teknik serta bakat mereka di masa mendatang,” lanjut Yoppy.

Bukan hanya menyelenggarakan kompetisi dengan tingkat persaingan tinggi, kejuaraan ini juga menjadi ajang berbagi pengetahuan dan edukasi seputar pembinaan dan pengembangan talenta-talenta yang ada di klub masing-masing.

Untuk itu, diselenggarakan sharing session yang menghadirkan pelatih - pelatih berpengalaman di sektor tunggal maupun ganda yakni Coach Hendrawan dan Coach Aryono Miranat, Pelatih Fisik PB Djarum Ari Subarkah, serta wasit berlisensi BWF Raventus Pongoh.

“Sharing session ini diadakan agar para pelatih dan pengurus klub mitra juga bisa mengetahui perkembangan di dunia bulu tangkis, baik dari sisi pembinaan atlet dan juga peraturan-peraturan terbaru yang harus dicermati. Tujuannya agar mereka dapat mengaplikasikan dalam program pelatihan sehingga bisa mencetak pebulutangkis tangguh yang bisa meningkatkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di masa mendatang,” jelas Yoppy.

Sementara itu, Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyatakan, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2025 merupakan salah satu langkah PB Djarum memantau perkembangan talenta-talenta yang ada di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan memiliki klub mitra, PB Djarum dapat lebih mudah dan jelas melihat dan memonitor potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing klub.

“Kejuaraan ini masih berkaitan dengan proses regenerasi atlet PB Djarum. Tidak menutup kemungkinan jika terdapat bakat istimewa muncul dari Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum, kami tentu akan melakukan pemantauan lebih lanjut. Bukan tidak mungkin kami juga memberikan kesempatan untuk menjadi atlet PB Djarum,” tutur Fung. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#PBSI #PB Djarum #Bukutangkis