RADARSOLO.COM - Most valuable player (MVP) IBL musim lalu asal Kesatria Bengawan Solo (KBS), Kentrell Barkley terlihat di Sritex Arena.
Dia tengah berada di Indonesia dan bahkan tampak menyaksikan back-to-back home game KBS saat melawan Hangtuah Jakarta (8/2) dan Prawira Harum Bandung (10/2).
Kehadiran Kentrell Barkley di pinggir arena memunculkan sejumlah pertanyaan. Apakah Kentrell Barkley sudah sembuh dari cedera ACL yang menimpanya musim lalu? Dan akankah pemain asal Amerika Serikat tersebut kembali menjadi garda Kesatria Bengawan Solo musim ini?
Dikutip dari laman IBL, Barkley mengatakan kondisinya sudah membaik. Meski demikian, KB belum mengetahui kapan akan kembali bermain.
"Kondisi saya lebih baik sekarang. Tapi belum tahu kapan akan kembali. Tapi saya akan kembali secepatnya," ujar pemain setinggi 198 cm itu.
Kembali ke Kota Bengawan dan menyaksikan tim kebanggaannya, Kentrell Barkley melihat perbedaan di tubuh Kesatria Bengawan Solo saat ini. Menurutnya, lebih banyak pemain bertalenta yang berseragam KBS.
"Pemain Import lebih bagus, dan lokal juga berkembang. Saya rasa semuanya sudah berjalan sesuai rencana," lanjut Kentrell Barkley.
Gelar Most Valuable Player (MVP) IBL 2024 dulu memang sangat layak disandang oleh Kentrell Barkley. Kehadiran pemain asal Amerika Serikat tersebut sangat berdampak pada Kesatria Bengawan Solo.
Dalam 26 pertandingan berturut-turut, Kentrell Barkley hanya absen sekali. Itupun imbas cedera yang dideritanya di akhir-akhir seri reguler kompetisi.
Selama tampil, Barkley berhasil membawa Kesatria mencetak rekor di dengan 16 kemenangan beruntun.
Statistik Barkley juga sangat mentereng musim ini. Memperkuat KBS, Barkley mampu membukukan 24.9 ppg, 5.4 apg, 12 rpg, 34.3 mpg, dan 795 eff.
Atas dedikasi tingginya kepada KBS, Barkley terpilih sebagai MVP IBL 2024. Penghargaan tersebut diterimanya sebelum KBS menjalani game kedua playoff melawan Satria Muda Pertamina di Sritex Arena, Minggu (15/7/2024).
Sayang cedera yang menimpanya membuat dia tak bisa main full game bersama KBS musim lalu. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy