RADARSOLO.COM - Bola voli adalah salah satu cabang olahraga (cabor) yang digandrungi masyarakat Wonogiri. Tak terkecuali di Desa Sedayu, Kecamatan Pracimantoro.
Saking gandrungnya, pemerintah desa (pemdes) setempat mewadahi pembibitan atlet voli lewat Sedayu Junior Volleyball Academy (SJVA).
SJVA baru berdiri 2024 lalu. Meski usianya baru seumuran jagung, namun peminatnya membeludak.
Saat ini, sudah ada 25 anak, baik putra maupun putri yang menimba ilmu di sana. Mereka berlatih intensif di lapangan voli desa setempat.
“Pihak desa sangay mendukung akademi voli, melalui bantuan saran dan prasarana (sarpras). Tujuannya mencari bibit pemain voli asli dari Desa Sedayu,” kata Kepala Desa (Kades) Sedayu Aisiyah Manis Gayatri, kemarin (21/2/2025).
Aisiyah optimistis, dari SJVA akan muncul bibit-bibit atlet voli jempolan. Apalagi warga Sedayu sangat menyukai olahraga asal Amerika Serikat ini.
“Voli adalah salah satu olahraga yang digandrungi di sini. Maka hadirnya akademi voli, merupakan program desa di bidang pendidikan,” imbuh Aisiyah.
Anak didik yang menimba ilmu di SJVA, semuanya usia sekolah. Mereka berlatih setiap hari sepulang sekolah. Bahkan intensitas latihan diperbanyak di akhir pekan.
“Ada coach-nya juga. Pemain voli. Selain itu juga ada guru olahraga yang melatih. Karena sama-sama suka dengan voli,” beber Aisiyah.
Harus diakui, awalnya Pemdes Sedayu awalnya hanya fokus pada voli putri. Seiring berjalannya waktu, banyak juga anak-anak putra yang tertarik untuk berlatih. Akhirnya mereka diperkenankan untuk bergabung.
“Selain teknik bermain voli, anak-anak juga digembleng latihan fisik. Biasanya di pagi hari tiap akhir pekan. Anak-anak dilatih fisiknya dengan keras,” ujar Aisiyah.
Sementara itu, Desa Sedayu memang sedang demam voli. Buktinya, lapangan voli menjamur di sana. Ada yang milik warga maupun dusun.
“Pihak desa hanya memfasilitasi sarpras tambahan seperti net dan lainnya. Mungkin tahun ini coba kami alokasikan (bantuan untuk voli). Saya juga minta (agar nanti akademinya) terstruktur,” ungkap Aisiyah. (al/fer)
Editor : Damianus Bram