Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tak Mesti di Kelas Mahal, Pilates Bisa Dilakukan di Rumah hingga Kantor: Begini Teknik-tekniknya yang Wajib Tahu

Mannisa Elfira • Minggu, 30 Maret 2025 | 23:10 WIB
Peserta latihan pilates di di Flou Pilates, Solo.
Peserta latihan pilates di di Flou Pilates, Solo.

RADARSOLO.COM - Selain di kelas-kelas khusus, olahraga pilates juga sangat cocok dilakukan di rumah.

Tapi sebelum melakukannya, ada teknik dasar yang perlu diperhatikan agar latihan pilates di rumah dapat berjalan dengan efektif dan aman.

Berikut beberapa teknik dasar pilates:

1. The Hundred

Gerakan pilates bisa dimulai dengan membaringkan tubuh di matras dengan kedua tangan di samping.

Coba rileks, atur nafas, dan fokus kepada otot yang dilatih.

"Rileks, atur nafas, angkat tubuh setengah (badan) perlahan dengan kedua tangan berada di depan. Ini seperti gerakan sit up tapi tumpuannya pakai pantat," sebut Dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Hendrig Joko Prasetyo.

2. Roll Up

Hendrig menjelaskan, roll up merupakan gerakan yang fokus untuk memperkuat otot perut.

Tahapannya sama dengan berbaring di atas matras.

"Kedua tangan diluruskan ke depan, angkat tubuh ke depan dan tekuk kedua tangan, lalu dorong tubuh ke depan hingga posisi agak sedikit membungkuk, kedua tangan lurus ke depan," lanjut pria yang juga Ketua Prodi Program Kepelatihan Olahraga FKOR UNS itu.

 

3. Single Leg Up

Hendrig menyebutkan, latihan ini dirancang untuk memperkuat otot perut dan paha. Gerakannya juga dimulai dengan posisi berbaring di matras.

"Angkat salah satu kaki ke atas hingga posisi sejajar, kedua tangan tetap berada di samping, putar kaki perlahan ke samping, ke bawah dan kembali lagi ke atas membentuk sebuah lingkaran," sambung Hendrig.

4. Rolling Ball

Latihan ini memerlukan bantuan bola berukuran besar yang biasanya ditemui di tempat-tempat pilates, yoga, ataupun gym.

"Jadi posisinya duduk di atas bola, melengkukkan badan, dan kayak gerakan kayang begitu," jelas Hendrig.

Saat melakukan pilates, Hendrig juga menyarankan latihan dibarengi dengan musik-musik yang pelan atau menenangkan.

Namun, itu opsional. Jika tidak dilakukan juga tidak masalah.

"Pakai musik yang menenangkan itu bagus. Tapi tanpa musik juga bisa, terpenting fokus, atur napas, konsentrasi ke otot yang kita latih," kata dia.

Untuk latihan, bisa dilakukan sekitar 30 menit hingga 1 jam.

"Ini ditujukan untuk melatih kekuatan. Tapi apabila sedang sibuk, 15 menit cukup," ucap Hendrig.

Hendrig juga menyebut, waktu olahraga pilates sangat fleksibel.

Bisa dilakukan di pagi, siang, atau bahkan di sela-sela istirahat bekerja.

Itu mengingat pilates merupakan olahraga yang tidak membutuhkan tempat yang terlalu besar.

"Mungkin ukuran 3x3, atau misal minimalis 2x3 juga cukup, pakai matras itu bisa," sebutnya.

"Kalau di bulan puasa, bisa dilakukan setelah sahur atau mendekati buka puasa. Latihan pilates seperti latihan kekuatan otot, tapi dengan melakukan gerakan bersamaan dengan latihan fleksibilitas. Jadi dalam satu minggu bisa dilakukan tiga kali," tandas dia. (nis/nik/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#olahraga #pilates #otot perut