Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Menilik Sejarah dan Perkembangan Esports, Dari Hobi jadi Industri

Mannisa Elfira • Rabu, 2 April 2025 | 20:05 WIB
MENGEMBANGKAN DIRI: Para player Persis Solo Esport saat bermain. Laskar Sambernyawa mengembangkan berbagai divisi game.
MENGEMBANGKAN DIRI: Para player Persis Solo Esport saat bermain. Laskar Sambernyawa mengembangkan berbagai divisi game.

RADARSOLO.COM - Muda-mudi zaman kini tidak asing lagi dengan yang namanya olahraga elektronik atau esports. Di Indonesia, perkembangannya melejit cukup pesat.

Bicara mengenai sejarah industri esports, sebetulnya esports sudah dikembangkan sejak 1970-an hingga 80-an secara global.

Konon, mulai bermunculan turnamen atau pertandingan yang diadakan di salah satu universitas di Stanford.

"Pada saat itu game-nya bernama Spacewar," sebut Dosen PJKR Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Putri Indah Nazareta kepada Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Profil dan Pendidikan Lydia Onic, BA Tim Esport yang Viral Gara-gara Viral Isu Video Syur 12 Menit 13 Detik Mirip Dirinya

Dari tahun tersebut, esports mulai berkembang kembali pada 90-an hingga era 2000-an.

Zara -sapaan akrabnya- menjelaskan kemajuan tersebut tidak jauh berbeda dengan perkembangan yang ada di Indonesia.

"Kalau tidak salah mulai dari game Counter Strike, Dota 1, dan ada juga jenis game Point Blank. Itu perkembangannya dari warnet-warnet," sambung wanita yang juga Kabid Binpres ESI Surakarta itu.

Menilik ke belakang, warnet sangat populer mulai 2000-an. Zara menyebutkan di sanalah perkumpulan para gamers atau pecinta game-game online.

Baca Juga: Enam Selebgram hingga Atlet Esport Diringkus Polisi saat Pesta Narkoba di Hotel Jaksel, Siapa Saja?

"Pada saat itu game-game yang bisa dilakukan itu game di PC atau komputer saja. Tapi seiring dengan popularitas dan eksistensi game, akhirnya sekitar 2017 mulai berkembang lagi dan merambah ke game mobile atau game yang bisa dimainkan di handphone atau tablet," ulas Zara.

Ambil contoh, Mobile Legend Bang-bang, PUBG Mobile. Zara menjelaskan, dua game ini sudah mengubah landscape esports yang ada di Tanah Air.

Akhirnya, permainan game online yang dulunya sebagai hobi, mulai 2017 sudah dilihat sebagai sebuah industri.

"Dari perkembangan ini muncul juga beberapa organisasi dan manajemen esports professional, beberapanya mungkin dikenal EVOS, RRQ, Onic, Bigetron, ini yang menunjukkan esports berkembang pesat," jelas Zara.

Dengan dukungan dan komitmen dari stakeholder terkait, esports kini sudah menciptakan industri yang luas. Seperti manajemen tim, event organizer, atau bahkan melahirkan talenta-talenta streamer, influencer, hingga bahkan sudah banyak sponsorship yang terlibat.

"Jadi di awal 2000 masih sekadar hobi, namun 2017 mulai eksistensinya. Sekarang ini bisa dilihat perkembangan pesat esports, tentunya hal ini berjalan dengan dukungan banyak pihak," pungkas Zara. (nis/nik)

Editor : Damianus Bram
#counter strike #pubg mobile #game online #mobile legend bang bang #mobile legend #olahraga elektronik #Putri Indah Nazareta #Esports #sejarah