RADARSOLO.COM - Bukan hanya sepak bola, Persis Solo juga telah merambat ke dunia olahraga elektronik atau esports.
Olahraga ini mulai berdiri dan digalakkan Persis Solo pada 2021 silam, atas masukan owner Kaesang Pangarep dan Kevin Nugroho.
Alasan pengembangannya adalah Persis memilih untuk lebih adaptif menyikapi tren esport pada kala itu.
Meski baru nyebur, Laskar Sambernyawa mampu unjuk gigi. Terbukti mereka sukses membawa pulang juara iFel 2021.
"Waktu itu atlet Esport pertama kita adalah Baim (sapaan akrab Pusapamba Ibrahim), untuk divisi e-Football. Lalu kita berhasil juara iFel 2021 dan juga masuk sebagai runner-up Nusapay IFeLeague 1 2022," sebut Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona kepada Jawa Pos Radar Solo.
"Kemudian kita sempat ada divisi Wild Rift di level Asia Tenggara pada gelaran Wild Rift Southeast Asia (WCS) 2022. Atlet esports kita, Rizal Danyarta juga meraih emas di FORNAS VI Sumatera Selatan 2022," lanjutnya.
Sekarang ini, Bryan menyebutkan Persis Esports hanya fokus ke divisi Free Fire. Namun Persis juga tak lupa untuk rutin menggandeng komunitas esports general di Solo.
"Untuk rekrutmen, kami adakan scouting ke komunitas yang ada di Solo Raya melalui beberapa event offline, seperti Sambernyawa Weekend Fest yang digelar Persis di 2024 silam," sambung Bryan.
Menilik ke belakang, sebanyak 1.000 peserta mengikuti Sambernyawa Weekend Fest sebagai wadah untuk talenta muda Solo Raya di bidang esports.
Agenda ini menghadirkan atlet-atlet potensial dari empat regional Solo Raya. Di antaranya Solo, Sukoharjo, Sragen, dan Klaten. "Hampir 90 persen berasal dari Solo Raya," lanjut Bryan.
Perjalanan Persis Esports pun tak semulus itu. Ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Termasuk bagaimana tetap adaptif dengan skema esports nasional tapi juga bisa fokus untuk pengembangan tim.
"Di luar negeri, tim esports ini adalah aset yang digunakan tim untuk memperlebar jangkauan penggemar dan menggaet atensi generasi yang lebih muda untuk mengenal timnya. Ini yang ingin kita raih dalam pembentukan tim esports," ulas Bryan. (nis/nik)
Editor : Damianus Bram