RADARSOLO.COM – Dua atlet asal Solo raya yang terjun di ajang Badminton Asia Championships 2025 di Tiongkok gagal naik podium. Atlet asal Solo, Alwi Farhan keok di babak 16 besar di Ningbo, 10 April lalu. Alwi Farhan kalah dari Kenta Nishimoto asal Jepang dua set langsung, 14-21, 16-21.
Sangat disayangkan memang, saya bermain kurang peka. Saya terpancing untuk mengikuti apa yang diinginkan lawan. Saya terpancing untuk banyak menyerang dan itu yang dia tunggu. Akhirnya saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkapnya.
Alwi Farhan tak bisa berbohong bahwa lawannya bermain cukup baik di laga ini.
“Saya tidak bisa melakukan perubahan-perubahan yang signifikan. Ke depan saya harus bisa lebih menguasai emosi dan nafsu saya,” tuturnya yang di babak sebelumnya sempat menang atas Weng Hong Yang (China) 21-9, 21-14 di babak 32 besar (9/4).
Kondisi yang sama juga dirasakan pebulu tangkis asal Wonogiri, Gregoria Mariska Tunjung. Dia juga kalah di babak 16 besar (10/4), dengan Kim Ga Eun (Korea) 17-21, 21-18, 12-21
“Kim Ga Eun bisa dibilang dari awal sudah tahu akan main seperti apa. Sudah menyiapkan pola untuk mengincar titik-titik lemah saya. Di gim pertama sebenarnya sudah cukup nyaman, bisa unggul tiga poin tapi akhirnya malah bisa terkejar. Sayang saat poin 17-17 saya tidak bisa konsisten permainannya, banyak sekali buang poin,” ucapnya.
Dia mengakui di babak kedua memang sempat ada harapan untuk membalikkan keadaan. Sayang di set ketiga lawan kembali memberi perlawanan sengit yang tak bisa diantisipasi.
“Di gim kedua bisa ambil walaupun sempat ketat lalu berlanjut di gim ketiga. Di gim ini, dia celahnya sudah tertutup semua, sudah membaca kemana serangan akan saya tempatkan, kemana bola akan saya olah sudah antisipasi. Sebelum saya mendapat serangan, dia sudah mengubah duluan,” ucapnya.
“Dengan laju shuttlecock yang cenderung lambat memang cukup sulit bagi saya untuk melakukan variasi-variasi yang saya punya, saya harus belajar lagi untuk mengatasi hal ini. Selain itu, saya akui belum ada perkembangan yang signifikan dari perbaikan setelah All England tapi saya akan tetap berusaha dengan keras. Apa yang masih kurang terus diperbaiki,” sambung Gregoria mariska. (nik)
Editor : Niko auglandy