RADARSOLO.COM — Tim anggar Kota Bengawan berjaya di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah.
Melebihi target, anak asuh Hendra Faradilah boyong tujuh emas, satu perak, dan tiga perunggu. Catatan impresif tersebut membuat mereka dilabeli sebagai juara umum.
Dalam ajang yang digelar GOR Unimus Sport Center, 23-24 Mei tersebut, Kota Solo mengirimkan delapan fencer putra dan enam fencer putri. Mereka bertarung dengan kepercayaan diri dan berbekal persiapan panjang sebelumnya.
"Alhamdulillah tim anggar Solo juara umum, ini melebihi target," sebut Pelatih Tim Anggar Solo Hendra Faradilah kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (2/6).
Hendra mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di arena. Menurutnya, pada fencer sukses menyajikan pertarungan yang luar biasa.
Hal ini juga menggambarkan bahwa fencer Solo selalu mencanangkan budaya juara.
"Mereka bermain sesuai dengan proses latihan yang telah dilakukan. Sehingga target lima emas menjadi tujuh emas," sambung Hendra.
Menariknya, persaingan POPDA kini makin panas. Hendra menyebut pertarungan antara daerah, khususnya Kendal, Kudus, Salatiga, dan tuan rumah Semarang cukup menyulitkan anak asuhnya.
Kendati demikian, Solo tetap tampil maksimal.
"Semua berlomba-lomba untuk menjadi juara. Lima nomor sesuai target, floret individu putra, floret beregu putra, degen individu putra, degen beregu putra, dan sabel individu putri. Sementara dua nomor lain floret individu putri dan sabel individu putra melebihi target," lanjutnya.
Ini adalah buah dari persiapan matang Kota Solo.
Sebagai informasi, medeka sudah mulai training camp dari awal Mei. Fencer Solo latihan dari Senin hingga Jumat di setiap sore di GOR UTP Cengklik Kota Surakarta, lantai 3.
"Di belakang layar saya tekankan, terus disiplin dan tetap rendah hati. Karena bakat bisa dikalahkan dengan disiplin dan keikhlasan," sebutnya.
Meski keluar sebagai juara, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Termasuk kedisiplinan dan kerutinan latihan. "Karena event besar sudah menanti. Seperti kejuaraan nasional antar pelajar dan kejuaraan nasional umum," pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy