Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Problem Utama Kekalahan Kesatria Bengawan Solo di Bandung

Mannisa Elfira • Senin, 9 Juni 2025 | 21:35 WIB
SARAT GENGSI: Bintang Kesatria Bengawan Solo William Artino saat melawan Prawira Harum Bandung.
SARAT GENGSI: Bintang Kesatria Bengawan Solo William Artino saat melawan Prawira Harum Bandung.

RADARSOLO.COM - Performa meyakinkan di babak pertama runtuh.

Energi yang mulai menipis ditambah deretan turnover krusial membuat Kesatria Bengawan Solo harus tertunduk atas Prawira Harum Bandung 78-66 pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di C-Tra Arena, Minggu (8/6) malam.

Keunggulan sempat dipegang anak asuh Milos Pejic di dua kuarter awal. Kesatria Bengawan Solo memimpin 33-37 di babak pertama.

William Artino tampil dominan dengan menyumbangkan 11 poin untuk Kesatria Bengawan Solo.

Sayang, energi skuad kebanggaan publik Kota Bengawan mulai terkuras. Prawira dengan nyamannya menjauhkan menyelip dan margin setelah mencetak 33 poin. Sementara KBS dibungkam dengan 14 poin.

Tren tersebut berlanjut hingga fase pamungkas, KBS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 78-66.

"Di first half bisa mengimbangi Prawira, cuma di second half kita kehilangan momentum. Seperti yang dilihat kita kena run-out beberapa kali, kita juga susah cetak skor. Juga beberapa turn over yang dilakukan di half time dan transisi di defense yang agak lambat kali ini," sebut perwakilan pemain Kesatria Bengawan Solo Katon Adjie.

Head Coach Kesatria Bengawan Solo Milos Pejic menjelaskan, perbedaan di pertengahan pertandingan merupakan momok permasalahan skuadnya.

Baiknya performa di babak pertama tidak bisa dilanjutkan di fase setelahnya.

"Kami kehabisan energi di babak kedua, mereka (Prawira) berlari jauh lebih baik dari kami," tutur Milos Pejic.

Lebih lanjut, mantan pelatih Timnas Basket Indonesia itu menjelaskan para pemainnya menjalani pertandingan ketat selama 15 hari terakhir.

Dua pertandingan ini, KBS juga hanya memaksimalkan dua punggawa asing, setelah Travin Thibodeaux mengalami cedera pinggang.

"Kami memainkan permainan yang ketat dalam 15 hari. Saya tidak boleh mengeluh kepada tim saya. Ini sudah maksimal, apalagi hanya ada dua pemain asing saja. Menyulitkan dalam rotasi," paparnya.

Ya, dalam pertandingan ini, dua pemain asing Kesatria Bengawan Solo jarang tergantikan. Mike Singletary tampil selama 34 menit 51 detik sementara William Artino turun sepanjang 36 menit 31 detik.

Michael Singletary menyumbangkan 16 poin, sembilan rebound, dan tiga steal. Sementara William Artino mencetak 25 poin dan 16 rebound.

Di sisi lain, pemain Prawira Brandis Raley-Ross membukukan catatan 26 poin, 11 rebound, dan enam assist.

Disusul Nobertas Giga dengan 17 poin, 15 rebound, dan tujuh assis. Lalu David Liberty Nuban dengan 16 poin selama 30 menit.

"Ini adalah pertandingan yang bagus, atmosfer di gedung ini benar-benar membangkitkan semangat kami. Ya, kami memang sedang membangun mental untuk menyambut playoffs, dan pertandingan seperti ini yang kami inginkan. Kami akan mencari posisi terbaik di klasemen," ujar Brandis Raley-Ross, mengutip dari lama IBL. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Prawira Harum Bandung #ibl #kesatria bengawan solo #kbs