RADARSOLO.COM – Sektor pertahanan menjadi evaluasi yang dipelototi Kesatria Bengawan Solo (KBS) sebelum mengarungi babak playoffs Indonesian Basketball League (IBL) 2025. Bagaimana tidak? keroposnya sisi defensif memaksa KBS tunduk atas Pacific Caesar Surabaya 110-104 pada pertandingan terakhir fase reguler di GOR Pacific Caesar, Sabtu (14/6) malam.
Salah satu roster KBS, Ponsianus Nyoman 'Komink' Indrawan menyadari lubang kekurangan timnya yang berakhir kekalahan tragis. Alih-alih ingin memaksimalkan pertandingan terakhir, KBS malah lengah di sisi defensif.
"Di samping Pacific wangi banget, bagus banget, field goalsnya bagus. Kembali lagi kita harus perbaiki (defense), karena lawan di playoffs akan jauh lebih bagus. Peer kita bagaimana tidak kasih one on one," ucap Komink.
"Terutama di offensive rebound juga kita harus perbaiki," lanjutnya.
Dengan kekalahan ini, KBS menutup musim reguler dengan catatan 16 kemenangan dan 10 kekalahan. Sekarang ini, tim kebanggaan publik Kota Bengawan itu tinggal menunggu siapa lawan yang akan dihadapinya di playoffs mendatang.
Head Coach Kesatria Bengawan Solo Milos Pejic mengaku siap menghadapi siapapun lawannya nanti. Setelah pertandingan terakhir, mereka akan evaluasi diri dan melanjutkan persiapan jelang playoffs.
“Ini pertandingan terakhir kami di reguler season, kami sekarang menatap playoffs dan kami mempersiapkan diri menuju ke sana. (Soal rotasi) saya melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain, Travin Thibodeaux kembali. Dan itu penting,” tegasnya.
Rotasi pemain ini juga ditujukan demi menjaga kebugaran para pemain jelang playoffs. Asisten Pelatih Kesatria Bengawan Solo Efri Meldi menyebut, penting bagi skuad untuk menjaga kebugaran jelang babak selanjutnya.
Meldi mengaku KBS belajar dari musim kemarin. Di mana kapten sekaligus pilar pentingnya, Kentrell Barkley harus menepi imbas cedera yang menderapnya di akhir-akhir fase reguler.
“Fokus kami di playoffs. Kami belajar dari season kemarin, di mana ada pemain yang cedera dan itu merugikan kami. Jadi kami memberikan minutes play bagi para pemain saat melawan Pacific Caesar Surabaya, kami fokus adjustment by situational defence,” tutur Meldi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy