RADARSOLO.COM – Sebanyak 105 mobil dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam Horison Aziza Solo Wisata Rally 2025 digelar Sabtu-Minggu (21–22/6).
Jumlah ini melampaui partisipasi tahun lalu yang hanya 74 mobil. Tak sekadar ajang otomotif, tetapi juga sarana promosi wisata dan penggerak ekonomi Kota Solo.
"Antusiasme peserta luar biasa. Tahun lalu hanya 74 mobil, sekarang bisa mencapai 105. Kami berharap event ini berdampak positif untuk perekonomian lokal, khususnya di sektor perhotelan dan pariwisata," ujar General Manager Hotel Horison Aziza Solo Marcelina Louise.
Kegiatan ini menjadi puncak perayaan ulang tahun ke-12 Hotel Horison Aziza Solo sekaligus penyelenggaraan rally ke-8.
Ketua panitia Ahmad Adib menyebut, pendaftaran masih dibuka hingga Sabtu sore untuk peserta fun city rally yang digelar hari Minggu.
Rangkaian event terbagi menjadi Kejurnas Time Rally Putaran 1 dan Fun City Rally.
Kejurnas diikuti 27 mobil dengan rute empat trayek sejauh 250 kilometer.
Etape pertama berlangsung Sabtu dengan start dan finis di Hotel Horison Aziza, serta pemberhentian di Tawangmangu.
Etape kedua pada Minggu dimulai dengan salat subuh di Masjid Raya Sheikh Zayed.
Sementara Fun City Rally hari Minggu start dari Hotel Horison Aziza melibatkan berbagai komunitas.
Mulai dari peserta hotel, keluarga, hingga pecinta mobil klasik dari PPMKI.
Rutenya sejauh 90 kilometer dengan checkpoint di beberapa destinasi wisata, sponsor, dan pusat belanja.
"Rally ini bukan soal kecepatan, tapi ketepatan waktu dan eksplorasi destinasi. Peserta akan melewati spot sejarah dan budaya di Solo dan Karanganyar, lalu menyumbangkan sembako di lokasi finis sebagai bagian dari aksi sosial," terang Adib.
Keseruan ditambah dengan kuis, permainan, ratusan doorprize, dan hiburan hingga winner party.
“Kami ingin semua peserta pulang dengan bahagia, baik yang menang piala maupun doorprize,” imbuhnya.
Dia menambahkan, acara ini menjadi upaya memperkuat sektor perhotelan yang kini menghadapi tantangan efisiensi.
Dengan mayoritas peserta Kejurnas berasal dari luar kota, event ini diharapkan turut menyumbang pada peningkatan masa inap (length of stay) di hotel dan kawasan sekitar.
Ketua Komisi Time Rally IMI Pusat Suryo Putranto mengapresiasi konsistensi Horison Aziza Solo dalam menyelenggarakan rally.
Dia menjelaskan, time rally adalah cabang olahraga otomotif berbasis ketepatan waktu, bukan adu cepat.
“Kecepatan maksimal di dalam kota hanya 15 km/jam, dan luar kota 25 km/jam. Peserta harus menyelesaikan soal-soal rally dengan rute berliku-liku ke tempat-tempat ikonik dan wisata,” jelasnya.
Putaran selanjutnya Kejurnas akan digelar di Tabalong (Kalimantan Selatan), Denpasar (Bali), dan satu kota lain yang masih dirumuskan. Setiap seri menempuh jarak sekitar 250 kilometer dalam dua hari. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy