RADARSOLO.COM – Mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkomitmen menjaga warisan budaya, melalui program pelestarian olahraga tradisional di Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo.
Bertujuan menghidupkan dan mempopulerkan kembali berbagai olahraga tradisional yang terlupakan.
Kegiatan yang dilaksanakan, yakni mendata dan mendokumentasikan jenis-jenis olahraga tradisional yang masih dimainkan di Kelurahan Pajang.
Seperti bakiak, gobak sodor, engklek, egrang, dan sendal bathok. Kemudian workshop dan pelatihan, festival olahraga tradisional, hingga pengembangan media edukasi.
“Kami melihat banyak manfaat dari olahraga tradisional. Kita diajarkan kerja sama, sportivitas, kekompatan, serta mempertahankan nilai budaya,” kata ketua kegiatan Salman Rasyid Viansyah.
Lurah Pajang Supyanto berharap, olahraga tradisional kembali menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. “Bahkan bisa menjadi daya tarik wisata budaya,” ujarnya. (*/fer)
Editor : Damianus Bram