RADARSOLO.COM-Puluhan atlet paralayang wanita dari berbagai daerah dan Malaysia mewarnai langit Wonogiri dalam ajang Srikandi International Paragliding Accuracy Competition (SIPAC) 2025.
Kompetisi yang digelar Sabtu-Minggu (26-27/7) ini berlangsung di Bukit Paralayang Watu Lumbung dengan titik mendarat di Lapangan Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM).
Ketua Pelaksana SIPAC Nur Afifah Indriyani mengungkapkan, ajang khusus srikandi paralayang ini diikuti 30 atlet dari enam provinsi Indonesia dan satu negara tetangga.
“Peserta datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, serta Malaysia,” jelas Indri, Minggu (27/7/2025).
Indri menjelaskan, Wonogiri dipilih karena memiliki tiga titik take off yang dinilai sangat layak untuk kompetisi.
Salah satunya mudah diakses dan cocok untuk nomor ketepatan mendarat.
“Wonogiri sangat fly-able dan sangat layak untuk dijadikan tempat kejuaraan. Tahun depan kami berencana kembali menggelar SIPAC di sini,” ujarnya.
Pada kategori senior putri, Syafira Zia Nanada dari Jawa Tengah tampil sebagai juara 1 dengan skor 16.
Disusul Radella Taleta (Jawa Tengah) dengan skor 27, dan Farahdina Camelia (Jawa Timur) di posisi ketiga dengan skor 35.
Sementara di kategori junior putri, Karlina Dwi Apriliani (Jawa Barat) meraih juara 1 dengan skor 13.
Diikuti Disha Fajar Praharini (Jawa Barat) dengan skor 27, serta Imelda Dwi Wulandari (Jawa Timur) di posisi ketiga dengan skor 41. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono