RADARSOLO.COM - Sritex Arena bukan hanya panggung untuk student athlete berjibaku yang tengah berjuang menjadi juara di ajang Honda Developmental Basketball League (DBL) with Kopi Good Day 2025 Central Java-South.
Di pertengahan game, masing-masing sekolah juga mempersembahkan dance energik plus uniknya dalam ajang Azarine DBL Dance Competition. Tak terkecuali Asteroid, tim dance MAN 1 Surakarta.
Siang ini, mereka melangkah masuk dengan kostum bernuansa kuning dan pink pastel.
Atasan kuning cerah dipadu rok tulle merah muda berlapis menghadirkan kesan ceria sekaligus kompak.
Sepatu putih dan kaus kaki panjang menambah sentuhan khas anak muda. Di setiap gerakannya, mereka juga mempertegas energi positif yang dibawa ke tengah arena.
Kapten Asteroid Azzahra Permata Maulida menjelaskan, edisi ini mereka mengusung tema Fluttershy. Menurut para member, konsep itu dipilih untuk membuktikan bahwa sosok pemalu pun bisa bersinar dengan caranya sendiri.
"Semua orang yang pemalu itu gak selalu jadi pemalu. Kita mau buktiin kalau kita tuh bisa bersinar dengan cara kita sendiri. Dan kita ambil warna ini menunjukkan keceriaan seperti temanya dan warna Azarine," ucap Zahra kepada Jawa Pos Radar Solo usai tampil.
Persiapan mereka sudah berlangsung sejak pertengahan Agustus kemarin. Ide, gerakan, semuanya digagas dengan latihan empat kali sepekan. Meski tak selalu full, namun mereka lega bisa menyelesaikan karyanya kali ini.
"Karena ada juga yang ikut organisasi kan. Jadi kayak banyak yang gak masuk gitu, tapi alhamdulillah bisa kekejar semua dengan segala niat kita. Ini kita udah nunjukin yang terbaik," ucapnya.
Menurunkan 10 membernya, Asteroid enggan membidik target yang muluk-muluk. Mereka tak terlalu memperdulikan title pada tahun kedua ambil bagian. Tujuannya edisi kali ini hanya menambah pengalaman.
"Kalau harapan saya tahun ini, buat jadi pemenang itu gak perlu. Sesuai dari tema yang kita ambil juga, kita tuh mau memperbanyak pengalaman," lanjutnya.
Di sisi lain, Asteroid juga ingin memperkenalkan bahwa MAN 1 Surakarta itu mempunyai sejumlah anak yang berbakat dalam bidang dance atau tari.
"Kami ingin memperkenalkan bahwa MAN 1 itu ada beberapa anak yang pinter, jago ngedance. Semoganya tahun depan di edisi selanjutnya kita bisa dapetin komposisi top 5 best dancer," tegasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy