RADARSOLO.COM - Honda Developmental Basketball League (DBL) with Kopi Good Day Central Java-South selalu jadi ajang pembelajaran.
Begitulah yang dirasakan tim basket putri SMAN 2 Kebumen usai dibekuk SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta 41-10 di Sritex Arena, Rabu (17/9).
Meski papan skor tak memihak, Susi Ernawati dan kawan-kawan tetap mendapatkan apresiasi dari sang Pelatih SMAN 2 Kebumen Nuli Sukma Wardana.
Nuli menilai anak asuhnya sudah berusaha fight di atas arena melawan SMA PNK Surakarta.
"Tetap respect sama anak-anak. Tetap positive thinking aja sama anak-anak. Artinya game hari ini walaupun mungkin ya hampir semua orang tahu lah," ucapnya kepada Jawa Pos Radar Solo usai pertandingan.
"Apapun hasilnya, perbandingannya. Apple to apple dari statistiknya juga sudah kelihatan. Tapi paling tidak anak-anak harapannya next time lebih baik. Karena progresnya juga masih panjang," lanjut Nuli.
Perlu diingat juga, Smanda Kebumen menjadi salah satu peserta terjauh dalam Honda DBL with Kopi Good Day Central Java Series-South. Tampil jauh dari rumah juga jadi tantangan tersendiri bagi mereka.
"Kami main di Solo, dan kami dari Solo Raya. Maksudnya kami yang jauh, di sana jarang event. Kalau di Kebumen mungkin kami sudah bagus, tapi di luar masih butuh banyak pengalaman," jelasnya.
Dengan mayoritas pemain baru, pengalaman ini jadi bekal penting untuk perjalanan panjang mereka ke depannya. Nuli juga menyebutkan, tetap ada progres dari tahun kemarin ke tahun sekarang.
"Kalau dari tim, ya tetap ada perubahan. Maksudnya dibanding tahun lalu, up and down-nya tetap ada. Cuma mungkin ya, kalau ngomong tim kami, the progress-nya ada. Tapi lawan mungkin juga tetap ada peningkatan. Karena kan tahun lalu kami sudah lawan PNK. Sama-sama sudah tahu (kualitasnya, Red) dan sudah antisipasi," jelasnya.
Komposisi skuad musim ini juga mengalami perubahan. Sebanyak tujuh anak merupakan wajah lama, sisanya anak-anak kelas 10 yang baru pertama kali merasakan atmosfer DBL.
"Mayoritas masih pemain lama. Tapi yang kelas 10 juga banyak. Dari tahun ke tahun tetap harusnya ada regenerasi. Harapannya tahun depan lebih banyak dapat player. Terus anak-anak yang main. Paling enggak juga ada improve-nya lah dari yang tahun ini," ucapnya.
Pada kuarter pertama, Smanda hanya bisa melesatkan satu bola. Sementara, SMA PNK langsung menjauhkan jarak dengan koleksi 17 poin.
Memasuki kuarter kedua, PNK sama sekali tak membiarkan Smanda mencetak poin. Sedangkan mereka menambah 10 poin. Babak pertama berakhir dengan angka 27-2.
Memasuki kuarter ketiga, Smanda coba beri perlawanan lagi. Mereka mengemas tiga poin, sedangkan PNK menambah delapan poin. Keunggulan pun masih untuk PNK hingga fase pamungkas. Mereka menang 41-10. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy