Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bibit Futsal Solo Raya Banjir Talenta, Jawa Pos Radar Solo Junior Kickoff 2025 Munculkan Banyak Pemain Potensial

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 21 September 2025 | 03:05 WIB
SARAT GENGSI: Pertandingan Jawa Pos Radar Solo Junior Kickoff 2025 di Futsal Center Singopuran, Kartasura (20/9)
SARAT GENGSI: Pertandingan Jawa Pos Radar Solo Junior Kickoff 2025 di Futsal Center Singopuran, Kartasura (20/9)

RADARSOLO.COM – MIN 9 Sragen kembali unjuk dominasi di ajang Jawa Pos Radar Solo Junior Kickoff 2025.

Tim asal Bumi Sukowati itu sukses mempertahankan gelar juara setelah menundukkan SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Sukoharjo di partai final, Sabtu (20/9/2025).

Tiga besar lainnya ditempati MIM Bloran (juara ketiga) dan MIS Munggur Karanganyar (juara keempat).

Ajang futsal pelajar bergengsi ini diikuti 24 tim SD/MI se-Solo Raya, menunjukkan semakin seriusnya sekolah-sekolah di kawasan ini dalam mengembangkan potensi siswa lewat olahraga futsal.

Selain MIN 9, Sragen juga menurunkan SD Birrul Walidain Muhammadiyah, SDIT MTA Gemolong, SD Muhammadiyah Terpadu Masaran, dan SD Muhammadiyah Sragen.

Dari Sukoharjo ada MI Muhammadiyah PK Kartasura, SDN Manang, MIM PK Kertonatan, serta dua tim dari SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar.

Peserta melakukan peregangan sebelum bertanding.
Peserta melakukan peregangan sebelum bertanding.

Bumi Intanpari (Karanganyar) menghadirkan empat wakil, yakni SD Muhammadiyah PU Botok Kerjo, MI Muhammadiyah Bloran Kerjo, SD Muhammadiyah Baitul Fallah, dan MI Sudirman Munggur Mojogedang.

Sementara Boyolali menurunkan MIM Al Akbar Pandeyan, SDN 3 Kemiri, dan SDIU Al-Khoir Boyolali.

Pelatih futsal merancang taktik sebelum bertanding.
Pelatih futsal merancang taktik sebelum bertanding.

Dari Klaten tampil SDN 1 Mireng Trucuk dan SDIT Taruna Teladan Klaten. Sedangkan Kota Bengawan tak mau jadi penggembira. Enam sekolah andalan turun, yakni SD ICT Al-Abidin, SD Muhammadiyah PK Kottabarat, SD Ta’mirul Islam, serta SD Islam Diponegoro Solo yang mengirim dua tim sekaligus. Semua tim sukses menunjukkan potensi siswanya di dunia futsal.

“Luar biasa, sekarang event futsal tingkat SD semakin banyak. Saya lihat sebentar lagi juga ada Wali Kota Cup,” ujar Hanif Sungkar, pemain futsal nasional sekaligus pelatih SD Diponegoro, kepada Jawa Pos Radar Solo.

Orang tua peserta ikut histeris saat mendukung sekolah anak mereka bertanding.
Orang tua peserta ikut histeris saat mendukung sekolah anak mereka bertanding.

Hanif mengaku kagum melihat banyak bibit muda di Solo Raya yang cukup potensial.

“Atmosfernya luar biasa. Orang tua juga sangat mendukung anak-anaknya main futsal. Ternyata banyak pemain hebat di Solo ini, di luar dugaan saya,” ungkapnya.

Dia berharap turnamen semacam ini bisa digelar rutin setiap bulan untuk menjaring bakat.

“Supaya nanti ke depan timnas futsal Indonesia banyak yang lahir dari Solo,” tambahnya.

Hanif juga memberikan masukan soal durasi pertandingan. Menurutnya, waktu 7x2 menit terlalu singkat.

“Kalau bisa minimal 10x2 menit, karena 7 menit itu cepat sekali. Standar normalnya kan 20x2,” pungkasnya. (fid/nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#min 9 sragen #Jawa Pos Radar Solo Junior Kick Off 2025