Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PNK Putri Buktikan Kedalaman Skuadnya di Honda DBL Solo, SMA Unggulan RUSHD Dapat Pembelajaran Berharga

Mannisa Elfira • Rabu, 24 September 2025 | 01:17 WIB
SUSAH DIJAGA: Bintang SMA PNK Surakarta Jovelyn Andrea (jersey nomor 15) saat melawan SMA Unggulan RUSHD Sragen di Sritex Arena.
SUSAH DIJAGA: Bintang SMA PNK Surakarta Jovelyn Andrea (jersey nomor 15) saat melawan SMA Unggulan RUSHD Sragen di Sritex Arena.

RADARSOLO.COM – Jovelyn Andrea catatkan double-double di Sritex Arena, siang ini (23/9). Roster SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta tampil wangi dengan sumbangan 25 poin, 10 rebound, 3 assist, dan 1 block saat membekuk SMA Unggulan RUSHD Sragen, 63-33.

Hasil positif tersebut turut mengantarkan tim kebanggaannya menuju panggung pamungkas Honda Developmental Basketball League (DBL) with Kopi Good Day 2025 Central Java Series–South.

Jovelyn Andrea membuka keran keunggulan PNK lewat titik free throw di menit ke-2. Momentum itu berlanjut lewat aksi layup Nabila Carissa Ramadhani yang menambah dua poin. Setelah itu, anak asuh Ferry Setyawan memimpin dengan total skor 14-4 di kuarter pertama.

Enggan tertinggal jauh, SMA Unggulan RUSHD Sragen coba membalas di kuarter kedua. Pergerakan mereka sedikit merepotkan defense PNK.

Hasilnya, RUSHD menambah 11 angka. Namun, anak asuh Ferry Setyawan masih terlalu tangguh dengan tambahan 15 poin. Babak pertama ditutup skor 29-16 untuk keunggulan PNK.

Selepas jeda, Jovelyn Andrea dkk makin disiplin menjaga pertahanan sekaligus agresif saat menyerang. PNK menambah 18 poin di kuarter ketiga. Sementara Lovely Emilly Christabel Rikumahu dan kolega hanya bisa membalas dengan 11 angka. Tren positif berlanjut hingga fase pamungkas, mereka menang 63-33.

"Seru, keren, dan penuh ketegangan juga. Tadi sempat mau kekejar di kuarter kedua. Karena ini waktu bersih, jadi kita kalau 100 persen terus pasti enggak. Jadi kita sempet nge-down, tapi tadi Coach Ferry sempet ngasih kata-kata yang buat kami bangkit lagi," ucap Andrea kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga.

"Katanya kan kemarin kami belum bisa final, kalau kami mau final ya harus berjuang sampai akhir," tandasnya.

Sekarang ini, PNK tinggal menunggu calon lawan. Kompetitor mereka antara SMA Regina Pacis Surakarta atau SMA Kalam Kudus Sukoharjo yang masih akan bertarung di Fantastic Four.

"Harapan pastinya harus juara 1 karena kami mau berangkat ke Semarang (untuk final Central Java Series, Red)," tuturnya.

Menariknya, ini merupakan tahun pertama Andrea bergabung dengan skuad PNK. Roster kelas X itu mengaku bangga bisa langsung mencicipi atmosfer DBL yang sangat seru bersama timnya di musim ini.

"Keren banget skuad tahun ini menurut saya," katanya.

Andrea juga menuturkan kebiasaan tim dalam menjaga kekompakan, mulai dari makan bersama hingga bernyanyi bareng sebelum laga.

Bahkan, dia punya kebiasaan pribadi sebelum turun ke lapangan, yakni mengonsumsi ayam grill dan putih telur sebagai asupan energi.

"Biasanya kami sukanya kalau istirahat makan bareng. Terus kami sukanya kalau sebelum main dengar-dengar lagu sambil nyanyi-nyanyi, teriak-teriak," ucapnya. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#SMA Unggulan RUSHD Sragen #PNK #Honda DBL