RADARSOLO.COM – Gelaran Solo Run Fest 2025 dipastikan bakal mengubah pola lalu lintas Kota Bengawan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta menyiapkan sejumlah rekayasa, termasuk penutupan jalan dan penyesuaian Car Free Day (CFD) di tiga segmen pada Minggu (28/9) pagi.
Masyarakat diminta mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo, membenarkan adanya rencana penutupan ruas jalan yang dilakukan bertepatan dengan event tersebut.
Penutupan total diterapkan di sebagian Jalan Adi Sucipto, mulai Simpang Mako Brimob Manahan hingga Overpass Manahan.
“Penutupan totalnya dari Sabtu (27/9) malam pukul 19.00 WIB sampai Minggu (28/9) pukul 09.00 WIB. Sebelum itu juga ada penutupan saat pemasangan dan pembongkaran instalasi, seperti Kamis (25/9) dan Jumat (26/9) malam mulai pukul 22.00–05.00 WIB,” terang Ari, Jumat (26/9).
Event sport tourism ini tidak hanya menyajikan lomba lari, tetapi juga pameran kuliner, UMKM lokal, serta panggung hiburan.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyebut event ini punya dampak besar bagi ekonomi kota.
Harapannya event ini bisa menjadi kebanggaan Wong Solo.
"Tidak hanya berdampak pada okupansi hotel, omzet UMKM, dan jasa transportasi, tetapi juga membawa nama Solo naik ke level internasional,” tegasnya saat Grand Launching Solo Run Fest 2025 di Balai Kota beberapa waktu lalu. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy