RADARSOLO.COM – Setelah melepas Efri Meldi, Kesatria Bengawan Solo (KBS) resmi memperkenalkan nakhoda anyarnya. Dia adalah sosok yang sudah malang-melintang di basket Tanah Air, yakni Anthony Garbelotto.
Nama Anthony Garbelotto memang tak asing lagi, bagi pecinta bola basket nasional. Pekan lalu, dia baru saja berpamitan dengan RANS Simba Bogor.
Bersama RANS, Coach Tony -sapaan akrabnya- menahbiskan diri sebagai Coach of The Year IBL 2025. Sebelumnya, pelatih berusia 56 tahun tersebut juga sempat menahkodai Bali United Basketball.
Dengan seabrek pengalaman, Coach Tony diharapkan mampu mendongkrak prestasi Kesatria di kancah IBL.
"Saya sangat bersemangat akhirnya tiba di Solo. Ii merupakan suatu kehormatan yang sangat besar untuk melatih tim ini. Saya bersemangat untuk memulai bekerja," tegas Coach Tony dalam cuplikan yang diunggah KBS.
Musim anyar tak akan seperti membalikkan telapak tangan. Tapi, Coach Tony dan Kesatria Bengawan Solo bersiap untuk menatap kompetisi tertinggi dengan optimisme dan usaha.
"Itu tidak akan menjadi perjalanan yang mudah, banyak hal untuk dikerjakan, dipersembahkan untuk membawa filosofi saya ke tim yang telah sukses di masa lalu," tutur Tony.
"Tapi harapan saya adalah kita dapat kita akan dapat melebihi dari apa yang telah dicapai klub di masa lalu. Tujuan kami pasti untuk berada di empat besar di liga dan membawa kesuksesan bagi organisasi," lanjutnya.
Musim 2026 mendatang merupakan tahun ketiga KBS berkiprah di bola basket nasional. Di tahun perdananya di IBL, KBS adalah tim pendatang baru yang cukup mencuri perhatian. Sayang, laju mereka di musim 2025 tidak semulus di musim pertamanya.
Pada tahun ini, KBS sempat melakukan pergantian pelatih. Manajemen menunjuk pelatih Timnas Basket Indonesia Milos Pejic, yang ditugaskan untuk berduet dengan Efri Meldi.
Alhasil, KBS berakhir di urutan keempat klasemen IBL 2025 dengan rekor 19-7. Mereka gugur di putaran pertama Playoffs. Kedua pelatih tersebut tidak diperpanjang kontraknya. Lalu manajemen mendatangkan Anthony Garbelotto, yang membawa filosofi anyar ke tim KBS.
"Untuk sang kesatria, saya benar-benar bahagia dan merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kalian. Saya berharap kita dapat membawa beberapa hal menarik dan kalian bisa membawa energi untuk tim dan membuat Kota Solo bangga," pungkasnya.
Sementara itu, KBS sudah melepas Efri Meldi, 22 September lalu. Tim kebanggaan wong Solo itu berterima kasih kepada sosok juru taktik yang menemani sejak debut di kompetisi resmi.
"Sejak berlaga di Indonesian Basketball League pada 2023 silam, KBS punya satu sosok pilar utama taktik sekaligus otak permainan. Dua musim Coach Meldy mengisi dapur strategi untuk menyusun dan membangun fondasi karakter yang membentuk #KesatriaSolo untuk bersaing hingga All Indonesian 2025 kemarin," tulis pernyataan resmi KBS.
"Akhirnya perjalanan bersama itu harus berakhir. Namun, kerja kerasmu senantiasa melekat dalam ingatan keluarga besar #KesatriaBengawanSolo. Terima kasih atas dedikasi dan kegigihannya. Selamat melanjutkan perjalanan, Coach! #MentalKesatria sak lawase," tutupnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy