RADARSOLO.COM – Harapan Indonesia di ajang Denmark Open 2025 harus terhenti lebih awal. Sejumlah wakil Merah Putih tumbang di babak pertama (32 besar) hingga 16 besar dalam turnamen bergengsi yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark.
Pebulu tangkis asal Wonogiri, Gregoria Mariska Tunjung, menjadi salah satu yang belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Gregoria kalah dua gim langsung dari wakil Skotlandia, Kirsty Gilmour, dengan skor 7-21, 14-21, Selasa (15/10/2025).
Sejak gim pertama, Gregoria kesulitan keluar dari tekanan lawan yang tampil agresif dan dominan di setiap rally. Di gim kedua, pebulu tangkis andalan Indonesia itu sempat mencoba bangkit, namun permainan Gilmour yang stabil membuat Gregoria harus mengakhiri laga lebih cepat.
Kekalahan juga dialami wakil tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, yang harus mengakui keunggulan Ng Ka Long Angus dari Hong Kong. Alwi kalah dengan skor 10-21, 16-21 setelah berjuang selama 44 menit di Court 2.
Meski tampil penuh semangat, Alwi belum mampu mengimbangi permainan cepat dan variasi serangan Ng. Kekalahan ini sekaligus memutus dua kemenangan beruntun Alwi atas pebulu tangkis asal Hong Kong tersebut.
Nasib serupa dialami Anthony Sinisuka Ginting. Tunggal putra senior Indonesia itu takluk dari unggulan Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 7-21, 19-21. Ginting sempat memberikan perlawanan sengit di gim kedua, namun Antonsen tampil lebih stabil di poin-poin krusial.
Dari sektor ganda putri, Lanny Tria Mayasari/Amalia Cahaya Pratiwi juga gagal melangkah jauh. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dengan skor 19-21, 10-21.
Permainan bertahan rapat pasangan Jepang membuat Lanny/Amalia kesulitan mengembangkan pola serangan.
Sementara itu, di babak 16 besar (16/10/2025), Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani juga harus tersingkir. Pasangan ganda putra ini kalah dari duo China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 14-21, 18-21.
Meski sempat unggul di awal gim kedua, Sabar/Reza gagal mempertahankan momentum hingga akhirnya menyerah dalam dua gim.
Dengan hasil ini, langkah Indonesia di Denmark Open 2025 terbilang belum maksimal. Para pemain diharapkan bisa segera bangkit dan memperbaiki performa jelang turnamen berikutnya di tur Eropa. (nik)
Editor : Niko auglandy