Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hikmat/Ratri Kalahkan Wakil India di Indonesia Para Badminton  International di Kota Solo, Optimistis Pertahankan Juara Umum

Mannisa Elfira • Jumat, 31 Oktober 2025 | 22:28 WIB

DUTA BANGSA: Pasangan ganda campuran SL 3 - SU 5 Hikmat Ramadani/Leani Ratri Oktila mengalahkan wakil India Chirag Baretha/Mandeep Kaur di GOR Indoor Manahan, Jumat (31/10).
DUTA BANGSA: Pasangan ganda campuran SL 3 - SU 5 Hikmat Ramadani/Leani Ratri Oktila mengalahkan wakil India Chirag Baretha/Mandeep Kaur di GOR Indoor Manahan, Jumat (31/10).

RADARSOLO.COM - Makin meningkat levelnya, makin ketat persaingannya. Kendati demikian, ganda campuran SL 3-SU 5 andalan Indonesia, Hikmat Ramadani/Leani Ratri Oktila menatap pertarungan Polytron Indonesia Para Badminton International (PIPBI) 2025 dengan positif.

Siang ini (31/10), penoreh medali emas Paralimpiade Paris 2024 itu meladeni perlawanan perwakilan India, Chirag Baretha/Mandeep Kaur. Hikmat/Ratri memimpin sejak set pertama, wakil Indonesia menang dengan skor 21-10. Berlanjut di set selanjutnya dengan angka 21-13.

Bagi Leani Ratri, India menjadi salah satu kompetitor terberat pada turnamen ini. Begitu pula, rekan senegara-nya, Indonesia. Apalagi, turnamen ini diikuti 24 negara dengan pemain-pemain unggulan dunia. Artinya, pertarungan di arena makin panas.

"Pasti ada (perbedaan), yang main di sini hanya top 10. Jadi memang pemain-pemain top di Paralympic bermain di sini," ucap Ratri usai pertandingan.

Baca Juga: SDIT Nur Hidayah Surakarta Raih Penghargaan Top Sekolah Islam Ramah Anak dan Lingkungan di Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025

Peringkat 1 dunia ganda putri SL 3-SU 5 bersama Khalimatus Sadiyah (per 21 Oktober 2025) tersebut tak bisa bersantai-santai. Dari awal, Ratri harus all out dan serius untuk memenangkan bola di arena. Ratri pun optimistis Indonesia mampu meraih juara umum lagi.

"Ya sebenarnya kami kalau optimistis, ya optimistis. Karena kan kita sudah latihan dari awal," ucap Ratri.

Baca Juga: CPNS 2026 Sudah di Depan Mata? Sinyal Positif, Kepala BKN Bocorkan Syarat Terakhir Sebelum Dibuka!

Dalam sehari, Ratri harus menjalani empat pertandingan sekaligus. Selain ganda campuran, Ratri juga turun di women single SL 4 melawan perwakilan Brasil, Ana Carolina Coutinho Reis. Lalu dua partai women double SL 3-SU 5 bersama Khalimatus Sadiyah melawan perwakilan India Manasi Girishchandra Joshi/Thulasimathi Murugesan dan perwakilan Brasil, Mikaela Da Costa Almeida/Adriene Spinetti Avila.

"Di sini kita mainnya agak lebih banyak. Soalnya saya sudah absen satu dua kali event daripada yang lain. Jadi rankingnya turun, makanya mainnya lebih dari yang lain. Main empat kali hari ini, nomor pertandingannya ada tiga cuma mainnya empat kali," beber Ratri.

Baca Juga: SMA Unggulan Rushd Sragen Raih Penghargaan Top Sekolah Internasional Terbaik di Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025

Setali tiga uang, Hikmat Ramadani menegaskan pertarungan turnamen level 1 cukup ketat. Karena lawan-lawannya berimbang, perjuangan mereka pun tak mudah.

"Perjuangannya lebih kerasa, dari awal sudah improve juga. Kalau di level 2 saya bisa agak nyantai, tapi sekarang mulai dari awal sudah ngegas," tutur Hikmat.

Tapi kontingen Indonesia cukup optimis. Sebelumnya, Subhan menegaskan bahwa dirinya sangat percaya diri bahwa skuad Merah Putih sanggup mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya di Polytron Indonesia Para Badminton 2025.

“Bertambahnya jumlah negara peserta yang bertanding di Polytron Indonesia Para Badminton 2025 tentu akan membuat persaingan dalam perebutan medali emas semakin ketat. Namun, saya optimistis Indonesia masih mampu menjadi yang terbaik di nomor-nomor unggulan seperti tunggal putra dan ganda campuran SH 6, tunggal putra SL 4 dan SU 5, tunggal putri SL 3 dan SL 4, ganda putri SL 3 - SU 5, dan ganda campuran SL 3 - SU 5," ucapnya.

Subhan sendiri menargetkan untuk dapat menorehkan dua emas dari nomor SH 6. Tapi, dia juga mewaspadai kekuatan kompetitornya.

"Seperti India, Thailand, dan Malaysia tidak boleh dipandang sebelah mata karena mereka memiliki atlet-atlet bagus. Khusus di nomor SH 6, Thailand adalah salah satu pesaing terberat,” sebutnya. (nis/nik)

 
 
Editor : Niko auglandy
#leani ratri #Para Badminton #bulu tangkis