Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Indonesia Bidik 120 Emas di Negeri Gajah Putih, Atlet ASEAN Para Games Ditempat di Solo dan Karanganyar

Mannisa Elfira • Rabu, 12 November 2025 | 01:06 WIB

 

 

FOKUS: Atlet tenis lapangan Indonesia Ndaru Patma Putri saat berlatih di Kota Solo, belum lama ini.   
FOKUS: Atlet tenis lapangan Indonesia Ndaru Patma Putri saat berlatih di Kota Solo, belum lama ini.  

RADARSOLO.COM — Kontingen Merah Putih menatap ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 di Thailand dengan target besar: 120 medali emas. Misi ambisius ini dipatok National Paralympic Committee (NPC) Indonesia usai menggelar rapat strategis bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, Senin (10/11).

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menuturkan bahwa pertemuan dengan Menpora menjadi momentum penting untuk memperkuat arah persiapan tim nasional disabilitas Indonesia menuju pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“NPC Indonesia sudah diterima oleh Bapak Menteri. Kami mendapatkan banyak arahan tentang apa yang harus dilakukan ke depan,” ujar Senny.

Target 120 emas disebut bukan sekadar angka ambisius, melainkan hasil perhitungan realistis berdasarkan pemetaan kekuatan antarnegara peserta.

Menpora Erick Thohir menilai, Indonesia berpeluang besar finis di posisi dua besar, di bawah Thailand selaku tuan rumah yang diperkirakan mengincar sekitar 174 emas.

“Rencana targetnya adalah 120 medali emas karena Thailand sebagai tuan rumah sangat agresif. Mereka ingin menjadi juara, kurang lebih 174 medali emas. Kalau dilihat dari petanya, itu target yang bisa kita kejar,” ujar Erick.

Sebagai informasi, ASEAN Para Games 2025 akan digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada Januari 2026 mendatang. Untuk memastikan kesiapan, CdM Indonesia untuk APG 2025, Reda Manthovani, menyebut bahwa pemusatan latihan nasional sudah dimulai di Karanganyar dan Solo sejak 1 November dan akan berlangsung selama dua bulan.

“Target kami adalah 120 medali emas. Harapannya target itu bisa tercapai. Kami sudah melaksanakan pemusatan latihan nasional sejak 1 November dan akan berjalan dua bulan ke depan. Kami mohon doa restunya agar target yang telah ditentukan bisa tercapai,” ungkap Reda.

Selain membahas persiapan menuju APG 2025, pertemuan tersebut juga menyinggung ajang lain yang akan diikuti Indonesia, seperti Piala Asia-Oceania Sepakbola Cerebral Palsy (CP) dan Asian Youth Para Games 2025.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh pemerintah, Indonesia optimistis bisa menjaga tradisi prestasi dan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi di Negeri Gajah Putih. (nis/nik)

 

 

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#NPC Indonesia #ASEAN Para Games