RADARSOLO.COM – Tim bulu tangkis Indonesia kembali menunjukkan tajinya di ajang Asean School Games (ASG) 2025.
Setelah menyapu dua medali emas di nomor beregu putra dan beregu putri, pasukan Merah Putih menutup nomor perorangan dengan torehan tiga medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Catatan impresif ini sekaligus menegaskan dominasi Indonesia di pentas pelajar Asia Tenggara.
Tiga emas nomor perorangan masing-masing disumbangkan oleh Fardhan Rainanda Joe di tunggal putra, M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono di ganda putra, serta Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri di ganda putri.
Nama terakhir menjadi sorotan karena Yasintha Ristyna Putri—atlet asal Wonogiri—berhasil naik ke podium tertinggi bersama Selsi Josika.
Duet Selsi/Yasintha tampil trengginas sepanjang turnamen. Di babak semifinal, keduanya menundukkan pasangan Thailand A. Wannasupphaphon/Thipchira dengan skor telak 21–9, 21–11.
Laga final kemudian menghadirkan All Indonesian Final, sebelum Selsi/Yasintha menuntaskan pertandingan atas pasangan Atresia N. Candani/Aurelia S. Putri dengan kemenangan 21–16, 21–18.
Jalur emas juga hadir dari nomor ganda putra. M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono harus bertarung tiga gim untuk membungkam unggulan pertama asal Indonesia, Anju Siahaan/Faizal Pangestu. Skor 17–21, 21–19, 22–20 memastikan podium tertinggi tetap milik tim Merah Putih.
Tiga keping perak di kelas perorangan di ASG dipersembahkan oleh Denis Azzarya (tunggal putra), Anju Siahaan/Faizal Pangestu (ganda putra), serta Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (ganda putri).
Adapun dua medali perunggu datang dari nomor tunggal putri melalui Mayla Cahya Afilian Pratiwi dan Jolin Angelia.
Cabang bulu tangkis ASG 2025 sendiri digelar di Brunei Darussalam pada 20–26 November. Sebelumnya di kelas beregu, Indonesia sukses meraih dua emas. Tim putra menang telak 3–0 atas Malaysia di partai final, sedangkan tim putri mengunci kemenangan 3–1 atas Thailand.
Pasangan emas Selsi/Yasintha turut menyumbang poin krusial di final beregu setelah mengalahkan wakil Thailand Aphichaya Wannasupphaphon/Thipchira Chaiwichitworakhun 21–13, 21–13 pada 24 November.
Dominasi medali di nomor beregu dan perorangan menegaskan status Indonesia sebagai kekuatan terbesar bulutangkis pelajar Asia Tenggara.
Di lain sisi, Asean School Games adalah Pesta Olahraga Tahunan Pelajar Asia Tenggara. Edisi tahun ini, Indonesia mengirimkan 152 atlet pelajar yang akan berlaga pada sejumlah cabang olahraga seperti atletik, badminton, wushu, renang, pencak silat, basket, dan sepak takraw. (nik)
Editor : Niko auglandy