Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Para Angkat Berat Pecah Rekor plus Lampaui Target

Mannisa Elfira • Jumat, 12 Desember 2025 | 18:13 WIB
Lighter Imam Nur Shaleh saat terjun di ajang Asian Youth Para Games 2025 di Dubai
Lighter Imam Nur Shaleh saat terjun di ajang Asian Youth Para Games 2025 di Dubai

RADARSOLO.COM - Dikepung lifter-lifter Uzbekistan, Delima Yunia Susanti tak menciut. Angkatan seberat 88 kilogram miliknya memecah rekor Asia untuk kelas -79 kilogram putri kategori rookie sekaligus menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di pentas Asian Youth Para Games 2025.

Dominasi sudah tampak sejak kesempatan pertama. Tanpa kesulitan, lifter belia berusia 15 tahun tersebut membuka pertarungan dengan angkatan 80 kilogram.

Tak lama, Adel menggoyak rekor Asia kelas -79 kilogram dengan angkatan berbobot 86 kilogram.

Enggan gampang puas, Adel coba pecah rekor dunia dengan berat 92 kilogram setelah berbincang dan berdiskusi dengan tim kepelatihan.

Sayangnya, beban 93 kilogram tak mampu diangkat Adel, meski sejatinya pernah mencatatkan angkatan 95 kilogram di sesi latihan.

Kendati demikian, capaian emas sekaligus pecah rekor ini sudah cukup membuat Adel berbinar. Inilah buah dari kerja keras sepanjang masa persiapan.

"Sebenarnya engga expect bisa memenangkan medali emas karena lawan-lawannya berat. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia," beber Adel.

"Saya senang karena ini medali emas yang dari dulu sudah diimpikan. Ternyata latihan-latihan yang saya jalani sejak sebelum ikut Pelatnas tidak sia-sia, bisa memenangkan medali emas di Dubai," imbuhnya.

Emas dari Adel tak mengejutkan pelatih. Pasalnya, atlet angkat berat asal Jawa Barat itu menjadi satu dari sederet nama yang diperkirakan bisa merebut medali emas di ajang Asian Youth Para Games 2025.

Bukan tanpa alasan, Adel sudah menggeluti olahraga para angkat berat sejak usianya 11 tahun. Di usianya yang masih belia, Adel sudah masuk tim senior proyeksi ASEAN Para Games 2025.

Jalannya pun tak pendek. Dukungan keluarganya menjadi salah satu faktor terpenting dalam karir olahraga Adel.

Kebetulan, Adel berasal dari keluarga yang menekuni dunia angkat besi dimana satu kakaknya kini masih aktif berkarier mewakili kabupaten Bandung.

"Sebelum pertandingan sudah telepon keluarga, meminta doa agar bisa memenangkan medali emas dan akhirnya bisa tercapai," tutur perempuan kelahiran 21 Juni 2010 ini.

Sebelum dipanggil mengikuti pemusatan latihan, Adel juga sempat turun di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Kota Solo. Sebelum itu, Adel mengaku sempat terpikir menyerah di masa awal berlatih

"Dari dulu latihan ikut kakak. Sempat ada pikiran buat 'ya udah lah nyerah aja, engga bakal sampai di fase yang lebih tinggi', tetapi akhirnya bisa mendapatkan medali emas di sini (Dubai)," jelasnya.

Sumbangsih emas dari Adel menambah pundi-pundi medali dari para angkat berat.

Raihan tersebut membuat tim para angkat berat melampaui target satu emas dan satu perunggu. Kini, tim mereka sudah mengantongi satu medali emas dan tiga perak.

Tiga medali perak diraih oleh Imam Nur Shaleh (-54 kilogram putra kategori rookie), Putri Sri Rahayu Lase (-55 kilogram putri kategori next gen) dan Rintan Dyah Saputri (-61 kilogram putri kategori rookie).

"Hasil ini cukup menggembirakan, mengejutkan kami juga karena anak-anak bisa fight di sini. Walaupun mereka grogi juga di belakang panggung, tetapi tetap bisa meraih prestasi," beber pelatih para angkat berat Indonesia, Coni Ruswanta.

Coni menuturkan ada satu hal yang lebih penting setelah ajang Asian Youth Para Games 2025. Ialah progres jangka panjang dari Delima Yunia dkk. Coni optimistis para atlet yang didominasi jebolan program Mendobrak Batas ini bisa terus berkembang.

"Kedepannya mereka bisa lebih bagus karena usianya masih muda, rata-rata baru lima bulan mengenal olahraga para angkat berat dan sekarang sudah bisa bersaing di kelas Asia," tegasnya. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#Para Games #angkat berat