Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ditonton Dua Legenda Bulu Tangkis Dunia, Alwi Farhan Terkejut: Atlet Asal Solo Rebut Emas, Ubed Bikin Geger SEA Games 2025

Niko auglandy • Senin, 15 Desember 2025 | 14:49 WIB
Alwi Farhan dan Ubed berfoto dalam Pangalengan medali SEA Games 2025 yang dihadiri Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei
Alwi Farhan dan Ubed berfoto dalam Pangalengan medali SEA Games 2025 yang dihadiri Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei

RADARSOLO.COM — Tunggal putra Indonesia mengukir dominasi di SEA Games 2025 Thailand. Alwi Farhan memastikan medali emas setelah menundukkan kompatriotnya, Moh Zaki Ubaidillah (Ubed), pada final yang menghadirkan all Indonesian final di nomor prestisius tersebut, Minggu (14/12).

Dalam laga yang berlangsung sengit, Alwi sempat tertinggal di gim pertama sebelum bangkit dan mengunci kemenangan lewat pertarungan tiga gim, 13-21, 21-8, 21-12.

Emas untuk Alwi, perak bagi Ubed—dua medali yang menegaskan masa depan cerah tunggal putra Merah Putih.

Bagi Alwi, gelar ini terasa istimewa. Ia mengaku tak pernah membayangkan bisa berdiri di podium tertinggi setelah melewati tahun yang penuh ujian.

“Alhamdulillah, gelar ini datang dari proses panjang. Banyak momen berat, tapi saya memilih bertahan, belajar, dan tidak menyerah,” ujar Alwi.

Ia menekankan peran besar orang tua, pelatih, hingga pendamping psikologis dalam menjaga konsistensi dan mental bertanding. Alwi juga memberi apresiasi tinggi kepada lawannya.

“Apa yang dilakukan Ubed di usia 18 tahun menurut saya luar biasa. Dia bermain seperti pemain yang sudah lama berada di level atas,” katanya.

Kemenangan Alwi terasa makin bersejarah karena prosesi penyerahan medali disaksikan legenda bulu tangkis dunia, Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei.

“Saya tumbuh dengan menonton mereka. Bisa meraih emas di hadapan legenda-legenda itu rasanya sangat membanggakan,” tambah Alwi.

Di sisi lain, Ubed menerima hasil final dengan lapang dada. Pada debut SEA Games-nya, ia menilai pencapaian perak sudah melampaui ekspektasi.

“Saya bersyukur bisa sampai final. Di gim pertama mainnya enak, tapi di gim kedua ada gerakan yang kurang nyaman,” ungkap Ubed.

Meski kalah, Ubed menegaskan tekadnya untuk terus berkembang.

“Ke depan masih banyak prestasi yang ingin saya kejar. Latihan harus ditingkatkan dan semangat harus lebih besar lagi,” ujarnya.

Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, menyebut all Indonesian final sebagai buah keberanian memberi kepercayaan kepada pemain muda.

“Ini kebanggaan. Dari awal kami yakin anak-anak ini bisa membuat kejutan,” kata Indra.

Ia juga menyoroti atmosfer tim yang solid selama di Thailand.

“Kebersamaan dan vibrasi positif sangat terasa. Itu modal penting. Alwi kini lebih terkontrol, energinya terkelola dengan baik,” jelasnya.

Ke depan, Indra berharap Alwi dan Ubed terus dimatangkan untuk menghadapi ajang beregu besar, mulai Kejuaraan Beregu Asia, Piala Thomas, hingga Asian Games. “Jika diberi kepercayaan, saya ingin mereka kembali membuat kejutan,” pungkasnya. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#alwi farhan #sea games #bulu tangkis