Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wujudkan Solo Kota Catur, Wawali Astrid Widayani Dorong Pembibitan Atlet Sejak Usia Dini

Silvester Kurniawan • Minggu, 4 Januari 2026 | 18:50 WIB
Astrid Widayani buka Kuda Troya Fair 2026. (Humas Pemkot Solo)
Astrid Widayani buka Kuda Troya Fair 2026. (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo secara tegas menyatakan dukungannya terhadap strategi pembibitan atlet catur sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, saat membuka gelaran Kuda Troya Fair 2026 di Kedung Tunggul, Mojosongo, Minggu (4/1/2026).

Acara tersebut sekaligus menjadi momentum soft launching Kuda Tunggul Chess Club, sebuah wadah pembinaan catur baru yang digadang-gadang menjadi kawah candradimuka bagi pecatur muda di Kota Bengawan.

Astrid mengapresiasi inisiatif masyarakat Mojosongo yang mampu mengawinkan semangat olahraga dengan pemberdayaan ekonomi melalui bazar UMKM di lokasi kegiatan.

"Kegiatan ini membuktikan bahwa wilayah Mojosongo memiliki potensi besar, mulai dari sisi pembinaan atlet sejak dini hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Pemkot sangat mengapresiasi kemandirian warga dalam menghidupkan ekosistem positif seperti ini," ujar Astrid.

Kemeriahan Kuda Troya Fair 2026 semakin memuncak saat dibukanya Turnamen Catur Solo Raya New Year 2026. Kompetisi ini menarik minat pecatur lintas usia dari berbagai wilayah di Solo Raya hingga D.I. Yogyakarta.

Pemandangan menarik tersaji dalam laga pembuka simbolis, di mana putra kedua Astrid Widayani, Muhammad Luthfi, beradu strategi di atas papan catur melawan Vanessa Koolin Santosa. Vanessa bukanlah lawan sembarangan; pecatur muda asli Solo ini merupakan pemegang peringkat enam besar Asia.

Menurut Astrid, kehadiran atlet muda berprestasi internasional seperti Vanessa sangat krusial untuk memicu motivasi anak-anak lain agar berani mendalami olahraga otak ini.

"Pelibatan atlet muda berprestasi ini sangat menarik untuk regenerasi. Kami ingin Kuda Tunggul Chess Club menjadi ruang belajar yang inklusif bagi generasi muda Surakarta," tambahnya.

Melalui peresmian ini, Astrid berharap Mojosongo bisa bertransformasi menjadi salah satu pusat kaderisasi atlet catur yang mampu menyumbang prestasi bagi Solo di tingkat nasional maupun internasional.

Pemkot Solo berjanji akan terus membuka pintu kolaborasi bagi komunitas yang memiliki visi pembangunan SDM yang selaras dengan program pemerintah.

"Kami mendorong klub ini terus berkembang. Pemkot selalu siap mendukung kegiatan masyarakat yang membawa dampak nyata bagi pengembangan kualitas pemuda dan pertumbuhan ekonomi lokal," pungkas Astrid. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#ekonomi #Catur #pembinaan atlet #pemkot solo