RADARSOLO.COM – Kontingen Indonesia memastikan seluruh kebutuhan atlet selama berjuang mengukir prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025 telah dipersiapkan secara optimal. Ini menjadi faktor krusial agar setiap atlet bisa berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan.
Deputi Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Teguh Subroto memastikan seluruh persiapan berjalan dengan optimal. Selama pelatihan nasional (Pelatnas) bergulir, pihaknya rutin meninjau persiapan yang digeber masing-masing cabang olahraga (cabor).
Kesiapan lainnya yang juga menjadi perhatian serius Kontingen Indonesia ialah sarana transportasi. Fasilitas ini sangat penting untuk memastikan kelancaran mobilitas atlet dari penginapan menuju lokasi pertandingan.
Tidak hanya itu, makanan yang disediakan untuk para atlet selama berjuang di Thailand juga tak luput dari atensi. Dengan dukungan semacam ini, atlet diharapkan bisa berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan tanpa kendala.
Saat pelaksanaannya nanti, NPC Indonesia dan pemerintah sudah mempersiapkan sampai hal-hal terkecil. Misalnya, transportasi untuk mobilisasi atlet juga sudah siapkan. Bahkan, dari makanan pun semuanya sudah diperhatikan.
“Hal-hal kecil yang dibutuhkan para atlet juga akan kami bawa dari sini. Sehingga, para atlet nantinya betul-betul fokus untuk berlomba. Ini supaya konsentrasinya tidak terganggu dan bisa memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Teguh, komitmen menyediakan seluruh kebutuhan atlet selama berjuang di ASEAN Para Games 2025 ini merupakan pelajaran penting dari pengalaman mendampingi kontingen Indonesia sejak tahun 2017.
“Dari pengalaman kami mendampingi atlet, ketika mereka akan bertanding, kami tanyakan apa saja keinginan dan kebutuhannya. Itu semua sudah kami siapkan. Kalau tidak, mereka bisa terganggu. Kami sudah belajar dari pengalaman sejak tahun 2017,” jelasnya
Selain itu, Teguh juga mengisyaratkan bahwa kontingen Indonesia bakal menyuguhkan sajian yang spesial saat mengikuti parade defile Opening Ceremony ASEAN Para Games ke-13 yang berlangsung di 80th Birthday Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1).
“Untuk acara pembukaan, kami akan menghadirkan sesuatu yang spesial, agar negara-negara tetangga bisa melihat bagaimana kebudayaan bangsa Indonesia yang kuat dengan persatuannya,” ucap Teguh. (nik)
Editor : Niko auglandy