Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sambut Era V4, Yamaha Perkenalkan Livery YZR-M1 Untuk Musim MotoGP 2026 di Jakarta

Nur Pramudito • Kamis, 22 Januari 2026 | 08:15 WIB
Sambut Era V4, Yamaha Perkenalkan Livery YZR-M1 Untuk Musim MotoGP 2026 di Jakarta
Sambut Era V4, Yamaha Perkenalkan Livery YZR-M1 Untuk Musim MotoGP 2026 di Jakarta

RADARSOLO.COM - Yamaha Factory Racing resmi membuka babak baru di ajang MotoGP 2026 dengan memperkenalkan livery Yamaha YZR-M1 Era V4 dalam sebuah peluncuran yang digelar di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Momen ini sekaligus menandai debut penuh mesin V4 Yamaha di era modern MotoGP.

Acara peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP berlangsung di kawasan Jakarta Selatan dan dihadiri langsung oleh dua pembalap utama mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins.

Dalam kesempatan tersebut, Yamaha menampilkan desain livery terbaru YZR-M1 yang mendapat sentuhan penyegaran dibanding musim sebelumnya, namun tetap mempertahankan identitas khas pabrikan Jepang itu.

Baca Juga: Ducati Rayakan Satu Abad dengan Livery Spesial MotoGP 2026, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Siap Pertahankan Dominasi

Langkah beralih ke Era V4 menjadi keputusan besar bagi Yamaha, mengingat mereka selama puluhan tahun setia menggunakan konfigurasi mesin inline-four.

Proyek mesin V4 sejatinya telah diperkenalkan sejak dua tahun lalu dan sempat menjalani debut kompetitif sebagai wildcard pada musim sebelumnya.

Kala itu, Augusto Fernandez dipercaya menguji motor anyar Yamaha di Misano dan sukses mengamankan satu poin, sebelum kembali tampil di Sepang serta Valencia.

Keputusan Yamaha untuk sepenuhnya menggunakan YZR-M1 V4 di MotoGP 2026 menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya mereka meninggalkan konsep mesin lama yang telah menjadi ciri khas tim pabrikan.

Baca Juga: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026, Tim Milik Valentino Rossi Kembalikan Warna Ikonik

Meski membawa harapan besar, Yamaha memilih bersikap realistis dengan tidak memasang target berlebihan di awal musim MotoGP 2026.

Fokus utama mereka adalah memahami karakter motor V4 dan mempercepat proses pengembangan.

Dari sisi pembalap, Yamaha tetap mempertahankan duet Quartararo dan Rins. Quartararo menutup musim 2025 di posisi kesembilan klasemen akhir dan sempat mempersembahkan podium di Jerez, yang menjadi podium pertama Yamaha dalam dua tahun terakhir.

Juara dunia MotoGP 2021 itu menyadari proyek YZR-M1 Era V4 sarat tantangan, namun ia siap mendorong motor hingga batas maksimal.

"Kami tahu proyek ini baru dimulai tahun lalu dan prosesnya pasti panjang. Saya akan mendorong sejak hari pertama untuk mendapatkan hasil terbaik. Tes akan dimulai dua pekan lagi, jadi penting untuk memahami arah kami musim ini. Harapannya kami bisa lebih cepat dibanding tahun lalu," ujar Quartararo.

Sementara itu, Alex Rins yang finis di posisi ke-19 pada klasemen akhir musim 2025 juga menatap MotoGP 2026 dengan optimisme.

"Setiap kali kami melakukan tes—di Barcelona, Misano, hingga Valencia—selalu ada hal baru. Kami akan melihat bagaimana performanya di Sepang. Semua kru dari Jepang dan Italia bekerja sangat keras, jadi kami akan memiliki banyak komponen baru dan pekerjaan besar ke depannya," ungkap pembalap bernomor #42 tersebut.

Keuntungan lain bagi Yamaha adalah status mereka sebagai satu-satunya pabrikan di peringkat konsesi D, yang memberi keleluasaan lebih dalam pengembangan mesin sepanjang musim.

Termasuk kesempatan melakukan pengujian tambahan bersama pembalap utama.

Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi Yamaha YZR-M1 Era V4, sekaligus menjadi fondasi kebangkitan Yamaha di ajang MotoGP 2026 dan musim-musim berikutnya.(np)

Editor : Nur Pramudito
#jakarta #alex rins #MotoGP 2026 #yamaha #V4 #livery #YZR-M1 #Fabio Quartararo