SOLO - Kesatria Bengawan Solo (KBS) akhirnya kembali ke jalur kemenangan pada lanjutan IBL GoPay 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Sritex Arena, Jumat malam (30/1/2026), KBS sukses menundukkan Satya Wacana Salatiga dengan skor telak 99–62.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri paceklik hasil positif tim kebanggaan Kota Solo tersebut. Sebelumnya, KBS harus menelan lima kekalahan beruntun. Hasil ini pun menjadi momentum penting kebangkitan KBS di tengah kompetisi musim ini.
Laga melawan Satya Wacana menjadi panggung dominasi trio asing KBS, yakni Kentrell Barkley, Rashad Vaughn, dan Deon Marshall Thompson. Ketiganya tampil solid dan konsisten sepanjang pertandingan.
Kapten tim KBS, Kentrell Barkley, menjadi sosok paling menonjol. Ia mencatatkan double-double dengan torehan 29 poin dan 14 rebound, sekaligus menguasai area paint dan menjadi pemain dengan tingkat efisiensi tertinggi pada laga tersebut.
Sementara itu, Rashad Vaughn tampil sebagai top skor KBS dengan koleksi 33 poin. Vaughn mencetak 14 poin dari tembakan dua angka, 12 poin dari tripoin, serta 7 poin dari free throw dengan akurasi sempurna 100 persen.
Kontribusi trio asing KBS semakin lengkap lewat penampilan Deon Marshall Thompson. Ia juga mencatatkan double-double dengan 20 poin dan 13 rebound, yang memastikan dominasi KBS dalam duel perebutan bola pantul.
Usai pertandingan, Barkley mengaku lega dengan kondisi tim yang mulai membaik setelah sempat kehilangan kepercayaan diri akibat rentetan hasil buruk.
“Saya senang dengan situasi tim sekarang karena tim sekarang lebih baik di luar maupun di dalam lapangan. Chemistry juga sudah mulai terbentuk. Kemenangan ini sangat penting bagi kami, sehingga kami bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya,” ucap Kentrell Barkley.
Pada sesi konferensi pers, pelatih KBS Anthony Garbelotto turut menyampaikan kepuasannya atas performa anak asuhnya. Ia menilai kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras tim setelah melewati periode sulit.
“Kita bermain bagus saat menghadapi Bogor, tapi mereka bermain jauh lebih baik dan kemudian tujuh hari setelahnya kita kalah tiga game. Hari Minggu saat menghadapi Pelita Jaya, kami kehilangan banyak rasa percaya diri dan bahkan tidak bisa menembakkan bola dengan benar,” ucap Anthony Garbelotto.
“Jadi datang ke sini hari ini, anak-anak berlatih sangat keras dan bermain bagus. Saya harapkan hal ini bisa berlanjut untuk mereka tetap bekerja keras, begitu juga untuk para staf,” pungkasnya.
Meski menang telak, KBS sempat mendapat perlawanan ketat di awal pertandingan. Hal itu tak lepas dari penampilan pemain asing Satya Wacana, Kevin Kangu, yang beberapa kali merepotkan pertahanan tuan rumah.
Kangu mencatat 19 poin, termasuk dua tripoin dan lima free throw dengan akurasi sempurna, sebelum pergerakannya berhasil diredam oleh pertahanan KBS.
Setelah mampu membatasi peran Kangu, skuad asuhan Anthony Garbelotto mulai mengontrol tempo permainan. KBS tampil lebih disiplin, fokus membangun serangan efektif, dan perlahan menjauh dari kejaran lawan.
Pelatih Satya Wacana Salatiga, Jerry Lolowang, mengakui performa timnya belum sesuai ekspektasi, terutama dalam aspek pertahanan.
dia mengakui set-up defense timnya di laga ini kurang bagus. Kesatria mencoba mendorong bola lebih cepat ke depan, dan ketika set-up defense anak-anak SW tidak cepat.
“Secara gameplan sayang sekali hari ini, kami tidak menjalankan apa yang sudah kami persiapkan untuk beberapa hari ke belakang. Mungkin dari saya cuma itu dulu. Saya berharap bisa cepat pulang nonton gamenya lagi dan bersiap untuk game selanjutnya,”ujarnya
“Bulan depan kami dapat semua game kandang. Jadi, saya rasa itu akan lebih banyak lagi yang harus kami kerjakan, lebih banyak lagi yang harus kami perhatikan supaya pertandingan di home kita harus bisa meraih kemenangan,” pungkasnya.
Bagi Kesatria Bengawan Solo, kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat berarti untuk menatap laga-laga berikutnya di IBL GoPay 2026. Performa solid trio asing serta permainan kolektif yang mulai terbentuk menjadi modal berharga untuk menjaga konsistensi.
KBS pun diharapkan mampu mempertahankan tren positif ini demi kembali bersaing di papan tengah hingga atas klasemen, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik Solo terhadap tim kebanggaan mereka. (hj/nik)