Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Seleksi Terbuka Maestro Solo FC Dibanjiri Peserta, Debutan Usung Target Tinggi Pro Futsal League 2 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 11 Februari 2026 | 18:43 WIB
CARI PERUNTUNGAN: Suasana seleksi Maestro Solo FC yang diserbu ratusan peserta se-Solo Raya.
CARI PERUNTUNGAN: Suasana seleksi Maestro Solo FC yang diserbu ratusan peserta se-Solo Raya.

RADARSOLO.COM – Usai berdiri, Maestro Solo FC resmi memulai seleksi terbuka pada Selasa (10/2) di Gaya Lapangan Futsal, Laweyan. Agenda ini menjadi langkah awal klub dalam menyiapkan tim menghadapi kompetisi Pro Futsal League (PFL) 2 musim 2026. Antusiasme peserta langsung terlihat sejak hari pertama pelaksanaan seleksi.

Seleksi terbuka tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan skuad kompetisi. Manajemen klub menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari misi pembinaan jangka panjang. Fokusnya adalah mengembangkan talenta-talenta muda futsal di wilayah Eks Karesidenan Surakarta agar memiliki jalur kompetisi yang lebih terarah.

Founder Maestro Solo FC Muhammad Sungkar menyampaikan, pembentukan klub akan segera diresmikan dalam waktu dekat. Dia menegaskan Maestro Solo FC tidak hanya hadir sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai rumah pembinaan futsal. Program latihan yang terstruktur dan berkelanjutan tengah disiapkan sebagai fondasi pengembangan pemain.

“Kami melihat banyak potensi pemain futsal di Soloraya dan ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk semakin mengasah kemampuan dan mengikuti kompetisi resmi berskala nasional. Hadirnya klub ini sekaligus mendukung Kota Solo sebagai sport tourism yang selama ini dikenal sebagai kota olahraga,” ujar Sungkar.

Hari pertama seleksi diperuntukkan bagi kelompok usia 20 tahun atau kelahiran 2006 ke atas. Sejak awal, jumlah peserta membludak dan memenuhi area lapangan. Atmosfer kompetitif langsung terasa, mengingat para peserta datang dari berbagai daerah di Soloraya.

Panitia mencatat lebih dari 200 peserta telah mendaftar secara daring sebelum seleksi dimulai. Jumlah tersebut belum termasuk peserta yang mendaftar langsung di lokasi. Angka itu menunjukkan besarnya minat pemain muda untuk mendapatkan kesempatan tampil di level profesional.

“Untuk total pendaftar yang ikut seleksi di Maestro Solo FC ada sekira 200 orang lebih, itu hanya yang mendaftar secara online dan belum termasuk yang datang secara langsung,” terang Tatas, salah seorang panitia seleksi Maestro Solo FC.

Di tengah ketatnya persaingan, sejumlah peserta mengaku menjadikan seleksi ini sebagai pengalaman berharga. Habib, salah satu peserta, menyebut dirinya baru pertama kali mengikuti seleksi terbuka berskala seperti ini. Dia tetap optimistis meski harus bersaing dengan ratusan pemain lain.

Alhamdulillah, kalau dari saya itu seleksi yang kayak gini baru saya ikuti, baru saya jalani dan Insyaallah bisa maksimal. Tahap pertama diterima dan semoga di tahap kedua juga maksimal,” ucap Habib.

Meski mengaku tidak mengalami kendala berarti selama mengikuti seleksi, Habib menyadari kualitas peserta lain tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, persaingan di lingkup Soloraya cukup ketat karena banyak pemain memiliki kemampuan di atas rata-rata. Kondisi itu justru menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal di setiap sesi penilaian.

“Ya kalau saingan pasti bagus-bagus mas, otomatis saingan Solo Raya kan, otomatis lingkupnya semakin besar dan mungkin saingannya lebih bagus-bagus, mungkin bisa akuin lebih dari saya mas,” pungkasnya.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (15/2) dengan pembagian tiga kategori usia. Kelompok usia 20 tahun atau kelahiran 2006 ke atas menjalani seleksi pada 10–11 Februari mulai pukul 14.00. Selanjutnya, kelompok usia 23 tahun dengan rentang kelahiran 2003–2005 dijadwalkan mengikuti seleksi pada 12–13 Februari.

Sementara itu, kategori senior yang mencakup pemain kelahiran 1997–2002 akan diseleksi pada 14–15 Februari. Manajemen berharap seluruh tahapan berjalan objektif dan mampu menjaring pemain-pemain terbaik. Hasil akhir seleksi ini akan menjadi fondasi awal Maestro Solo FC untuk bersaing di PFL 2 musim 2026 sekaligus memperkuat ekosistem futsal di Solo Raya. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#futsal #maestro #solo #pfl