RADARSOLO.COM - Tim futsal putri pertama di kota Surakarta, NAM ABP Surakarta mulai memanaskan mesinnya demi persiapan menempuh kompetisi Women's Pro Futsal League. Dalam persiapannya, NAM ABP melakukan uji tanding di Gaya Lapangan Futsal, Laweyan dengan menghadapi tim futsal AFK Putri Surakarta, Minggu (8/3) malam.
NAM ABP Surakarta sendiri tampil dominan dalam pertandingan tersebut dan bahkan menang telak atas AFK Putri Surakarta dengan skor 5-1. Meski menang telak, pelatih tim NAM ABP, Aditiya Sarpono mengatakan bahwa uji coba tersebut belum bisa menjadi tolak ukur sebenarnya untuk menilai tim. Hal it karena pemain baru saja menjalani dua kali sesi latihan sejak tim mulai dikumpulkan.
“Sejauh ini belum ada temuan yang krusial karena memang belum teruji di level sesungguhnya. Kami dari coaching staff juga belum bisa memberikan efek yang signifikan di dalam tim selama dua latihan perdana kemarin,” ujar Aditya saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Jadi Lokasi Kreativitas Anak Muda, Hidupkan Kembali Ruang Publik Taman Kuliner MPP Klaten
Dia menilai, performa para pemain masih berada pada tahap adaptasi. Baik dari sisi pola permainan, komunikasi di lapangan, hingga pemahaman taktik yang sedang dibangun oleh tim pelatih.
Aditiya juga menegaskan bahwa hasil latih tanding tersebut belum menunjukkan bahwa timnya sudah berada di jalur yang tepat menuju kompetisi liga. Menurutnya, masih banyak aspek yang harus segera dibenahi dalam waktu persiapan yang tersisa.
“Belum mas, tim masih harus berbenah lebih untuk menghadapi WPFL,” katanya.
Dari sejumlah aspek permainan yang diamati, Aditiya menilai sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi skuadnya. Ia menyebut lini belakang akan menjadi fondasi utama jika tim ingin bersaing di kompetisi nanti.
Menurutnya, organisasi pertahanan yang solid menjadi kunci penting dalam futsal modern. Tanpa koordinasi yang baik di lini belakang, tim akan kesulitan menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.
Sementara dari sisi individu pemain, Aditiya mengaku belum ada sosok yang benar-benar menonjol dalam latih tanding tersebut. Ia menilai seluruh pemain masih tampil dalam standar permainan masing-masing.
"Pertahanan itu jadi kunci penting buat kami untuk mengarungi liga. Kalo untuk pemain yang menonjol belum ada, semua masih dalam standar masing-masing," jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan proses evaluasi akan terus dilakukan oleh tim pelatih. Fokus utama dalam waktu dekat adalah membangun chemistry dan pemahaman permainan antar pemain agar performa tim bisa meningkat sebelum kompetisi dimulai. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy