Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemain Asal Sragen Dianggap Salah Satu Flank Kanan Terbaik di Indonesia, Pelatih Timnas Futsal Tuntut  Dia Tetap Konsisten

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 8 April 2026 | 17:39 WIB
Guntur Sulistyo Ariwibowo (tiga dari kanan belakang) bersama skuad Timnas Futsal Indonesia. (DOK. FFI)
Guntur Sulistyo Ariwibowo (tiga dari kanan belakang) bersama skuad Timnas Futsal Indonesia. (DOK. FFI)

RADARSOLO.COM – Timnas Futsal Indonesia berjaya diajang ASEAN Futsal Championship 2026 di Thailand, usai menang atas Brunei Darussalam 6-0 (6/4), Malaysia 1-0 (7/4) dan Australia 3-2, kemarin (8/4). Pemain asal Sragen, Guntur Ariwibowo Sulistyo selalu tampilsebagai pemain kunci di tiga laga ini. Bahkan saat melawan Malaysia, gol tunggalnya ikut bawa Garuda meraih kemenangan di derby Malaya.

Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku senang dengan penampilan anak asuhnya tersebut. Dia bahkan menyebut Guntur sebagai salah satu pemain flank kanan terbaik di Indonesia. Namun pujian tersebut belum menjamin posisi Guntur di Timnas Futsal Indonesia kedepannya aman. Hector Souto masih menuntut sang pemain tampil konsisten agar posisinya di Timnas Futsal tetap terjaga.

“Dia adalah salah satu dari lima pemain flank kanan terbaik di Indonesia. Dia harus tampil dengan baik, dan jika itu dilakukan, dia akan memiliki peluang untuk masuk dalam daftar,” ujar Hector Souto ketika dihubungi Jawa Pos Radar Solo, kemarin (8/4/2026).

Baca Juga: Pemain Asal Sragen Jadi Penyelamat Timnas Indonesia, Hector Souto: Harusnya Bisa Lebih dari Itu

Ucapan pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa persaingan di tubuh Timnas Futsal Indonesia begitu ketat. Setiap pemain dituntut menunjukkan perfroma maksimal dalam setiap kesempatan yang diberikan.

Coach Hector juga menekankan bahwa standar pemain timnas tidak hanya dilihat dari kemampuan individu. Lebih dari itu, pemain harus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi permainan yang dinamis.

 “Cukup kompleks untuk dijelaskan. Kami membutuhkan pemain yang bisa bermain dalam banyak situasi,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.

Baca Juga: Apparel Asal Sukoharjo Tersemat di Jersey Timnas Timor Leste: Berangkat dari Hobi Jadi Kebanggaan, Ini Kisah Inspiratif Oliver

Dia menambahkan, fleksibilitas menjadi salah satu kunci utama bagi pemain untuk bertahan di level internasional. Kemampuan membaca permainan dan menyesuaikan diri dengan skema taktik menjadi nilai lebih yang sangat diperhitungkan.

Selain itu, pemahaman taktik juga menjadi aspek yang tidak bisa ditawar. Souto menegaskan bahwa pemain harus menguasai detail permainan, baik saat bertahan maupun menyerang.

“Secara keseluruhan, mereka harus memahami dengan detail aspek pertahanan, set-piece, power play, dan mampu mengontrol permainan dalam menyerang dengan lancar,” jelasnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa tuntutan terhadap pemain timnas futsal semakin kompleks. Tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga kecerdasan taktik dan kedewasaan dalam mengambil keputusan di lapangan.

Bagi Guntur, penilaian ini menjadi peluang sekaligus tantangan. Dia harus mampu membuktikan diri agar dapat bersaing dan mendapatkan kepercayaan lebih dari tim pelatih.

Penampilan yang konsisten di setiap laga menjadi kunci utama jika ingin menembus skuad utama. Terlebih, persaingan di posisi flank kanan diisi oleh pemain-pemain dengan kualitas yang tidak kalah mumpuni. Dengan kompetisi yang masih berjalan, peluang Guntur untuk berkembang masih terbuka lebar. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Guntur Sulistyo #futsal #timnas