Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jadi Satu-satunya di Indonesia, Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Asrama Atlet NPCI Jawa Tengah

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 15 April 2026 | 18:24 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di sela meresmikan gedung asrama atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4/2026). (DOK. PEMPROV JATENG)Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di sela meresmikan gedung asrama atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4/2026). (DOK. PEMPROV JATENG)

 RADARSOLO.COM – Jawa Tengah mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga disabilitas dengan kepemilikan fasilitas mandiri yang representatif.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan gedung asrama atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4/2026).

Pencapaian ini menjadikan NPCI Jawa Tengah sebagai satu-satunya pengurus tingkat provinsi di Indonesia yang memiliki asrama atlet sendiri.

Prestasi Baru dengan Fasilitas Baru

Keberadaan asrama ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi para atlet untuk terus mendongkrak prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Baca Juga: Sambut Idul Adha 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Instruksikan Layanan Healing Jangkau Pelosok Desa

Luthfi menegaskan bahwa gedung baru ini harus diikuti dengan semangat juang yang lebih tinggi dari para atlet binaan NPCI Jawa Tengah yang selama ini sudah dikenal sebagai gudangnya talenta paralimpik tanah air.

"Dengan dibangunnya gedung yang telah kita resmikan ini, merupakan suatu cambuk bagi para atlet. Gedungnya baru, prestasinya harus lebih baru," ujar gubernur saat memberikan sambutan peresmian.

Jawa Tengah memiliki rekam jejak prestasi yang sangat impresif. Pada ajang ASEAN Paragames 2025 di Thailand lalu, sebanyak 85 atlet asal Jawa Tengah yang memperkuat kontingen Indonesia berhasil menyumbang total 44 medali emas, 33 perak, dan 39 perunggu.

Kontribusi ini mencapai 32,5 persen dari total perolehan medali Indonesia yang sukses menduduki posisi runner-up.

Apresiasi Tali Asih Rp 10 Miliar

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet dan pelatih, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan tali asih dengan nilai total mencapai Rp10 miliar.

Baca Juga: Tinjau Banjir di Jaten Karanganyar, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Pembangunan Parapet di Bantaran Bengawan Solo 

Penyaluran apresiasi ini dilakukan dalam dua tahap, di mana tahap pertama senilai Rp 4,4 miliar diserahkan bertepatan dengan peresmian asrama, sementara sisanya akan dialokasikan pada APBD Perubahan.

"Hari ini Rp4,4 miliar kita gelontorkan, sisanya Rp5,59 miliar kita kawal nanti saat APBD Perubahan," tegas Luthfi yang juga menyandang gelar Bapak Disabilitas Jawa Tengah.

Baginya, disabilitas bukanlah sebuah hambatan, melainkan kelebihan yang jika diasah secara profesional akan menjadi modal prestasi yang membanggakan bagi bangsa.

Harapan dari Peraih Emas

Rasa bangga dan syukur juga diungkapkan oleh Eliana, atlet angkat besi kelas 41 kg peraih medali emas ASEAN Paragames 2025 asal Salatiga.

Baca Juga: Hadapi Ancaman El Nino, Gubernur Jateng Minta Petani Tetap Tenang

Atas prestasinya, Eliana menerima tali asih sebesar Rp 90 juta. Ia berharap dukungan infrastruktur seperti asrama atlet ini dapat memacu munculnya bibit-bibit atlet paralimpik baru di masa depan.

"Senang sekali. Alhamdulillah kemarin dapat emas, baru ini dapat emas di ASEAN Paragames. Semoga terus mendapatkan support (dukungan) agar dapat memunculkan atlet-atlet baru," tutur Eliana yang telah mendedikasikan dirinya sebagai atlet paralimpik sejak tahun 2023.

Dengan adanya gedung asrama mandiri di Karanganyar ini, NPCI Jawa Tengah diharapkan mampu melakukan pemusatan latihan secara lebih intensif, terpadu, dan profesional demi mempertahankan dominasi Jawa Tengah dalam peta olahraga disabilitas Indonesia. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#asrama altet npci jawa tengah #karanganyar #sarana prasarana #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi