Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Veda Ega Pratama di Free Practice 2 Moto3 Spanyol 2026, Terlempar dari Zona Q2 di Jerez

Syahaamah Fikria • Jumat, 24 April 2026 | 20:39 WIB
Modal Kuat Veda Ega Pratama Jelang Moto3 Spanyol 2026, Sirkuit Jerez Jadi Senjata Rahasia!(Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama. (Honda Team Asia)

RADARSOLO.COM – Perjuangan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di sesi Practice Moto3 Spanyol 2026 pada Jumat (24/4/2026) menghadirkan drama yang kompleks. 

Meski sempat menunjukkan taji di awal sesi dengan menembus jajaran pebalap elit, talenta asal Gunungkidul ini akhirnya harus puas mengakhiri hari di posisi ke-16.

Catatan waktu terbaik yang dibukukan Veda adalah 1 menit 44,860 detik. 

Hasil ini membuatnya gagal menempati zona aman untuk langsung lolos ke babak kualifikasi kedua (Q2), yang menuntut konsistensi di posisi 14 besar.

Baca Juga: Cek Posisi Veda Ega Pratama di Free Practice 1 Moto3 Spanyol 2026 Hari Ini: Awal yang Menantang di Jerez

Veda Sempat Curi Perhatian

Sirkuit Jerez yang legendaris sempat menjadi saksi agresivitas Veda Ega di menit-menit awal. 

Pembalap didikan Astra Honda Racing School ini langsung tancap gas dan secara mengejutkan melesat ke posisi lima besar. 

Kepercayaan diri tinggi terlihat saat ia bersaing ketat dengan pembalap berpengalaman seperti Adrian Fernandez dalam mengolah ritme balap di lintasan teknis Spanyol tersebut.

Baca Juga: Hasil FP1 MotoGP Spanyol 2026: Fabio Di Giannantonio Berkuasa di Jerez, Duo Pertamina VR46 Dominasi Sesi Pembuka

Namun, dinamika kelas Moto3 yang dikenal brutal mulai mengubah peta persaingan di pertengahan sesi. 

Saat pembalap tuan rumah, Maximo Quiles, mulai menemukan performa terbaiknya, Veda perlahan kehilangan momentum. 

Quiles sukses mengamankan posisi tercepat dengan torehan waktu impresif 1 menit 44,078 detik.

Drama Bendera Kuning dan Tekanan Menit Akhir

Memasuki 20 menit terakhir, situasi di lintasan menjadi semakin sulit bagi Veda. 

Ia yang awalnya bertahan di posisi sembilan mulai melorot ke posisi 11 hingga akhirnya terlempar keluar dari zona kualifikasi aman. 

Selisih waktu yang hampir menyentuh satu detik dari pemuncak klasemen menjadi indikasi adanya kendala teknis atau strategi ban yang belum maksimal.

Baca Juga: ‎RASOHISTORI, 24 April 1946: Baru Merdeka, Indonesia Sudah Urus Tawanan Perang Dunia II, Ini Kisahnya!

Sesi ini juga diwarnai sejumlah insiden yang mengganggu perbaikan catatan waktu para pebalap. 

Bendera kuning sempat berkibar menyusul masalah teknis Eddie O’Shea dan jatuhnya Scott Ogden. 

Kondisi ini membuat beberapa lap krusial Veda dibatalkan oleh steward, sehingga peluang untuk mempertajam waktu pun sirna.

Drama puncaknya terjadi di lima menit terakhir ketika Valentin Perrone dan David Munoz saling tukar posisi tercepat, sebelum akhirnya dikunci kembali oleh Maximo Quiles. 

Sementara itu, Veda terjebak dalam kepadatan lintasan (traffic) dan gagal melakukan perbaikan waktu di fase krusial tersebut.

Masih Ada Peluang Bangkit

Meski gagal menembus Q2 di hari pertama, potensi sesungguhnya dari pembalap Honda Team Asia ini tetap mendapatkan apresiasi dari sang manajer tim, Hiroshi Aoyama. 

Legenda balap Jepang tersebut menilai Veda telah bekerja keras selama jeda tiga pekan terakhir.

"Jerez adalah sirkuit tradisional dengan sejarah besar. Kami telah memanfaatkan periode produktif sebelumnya untuk mengatur ulang strategi dan mengerjakan banyak aspek," ujar Aoyama.

Baca Juga: Dony Tri Pamungkas Dirumorkan Dilirik Legia Warszawa, Media Polandia Beri Bocoran Angka Transfernya: Kalo Jadi Warga Boyolali Ikut Bangga

Optimisme tim menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi sesi Sabtu (25/4/2026) esok. 

Karakter Jerez yang sangat teknis menuntut keseimbangan antara presisi dan keberanian mengambil risiko di momen yang tepat.

Veda Ega Pratama masih memiliki satu kesempatan terakhir di sesi Practice 2 pada Sabtu pagi untuk memperbaiki posisi demi tiket menuju kualifikasi utama. 

Jika mampu melakukan penyesuaian setup motor dan strategi slipstream yang lebih matang, peluang pembalap kebanggaan Indonesia ini untuk merangkak naik masih terbuka lebar.

Editor : Syahaamah Fikria
#moto3 spanyol 2026 #hasil free practice #Honda Team Asia #veda ega pratama #sirkuit jerez