RADARSOLO.COM - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akan menghadapi pengalaman baru dalam lanjutan ajang Moto3 Spanyol 2026.
Untuk pertama kalinya musim ini, ia harus memulai langkah dari sesi kualifikasi pertama (Q1).
Situasi tersebut terjadi setelah Veda Ega Pratama menutup sesi practice Moto3 Spanyol 2026 di posisi ke-16.
Hasil ini membuatnya berada di luar 14 besar, sehingga tidak bisa langsung melaju ke Q2 seperti pada tiga seri sebelumnya.
Sebelumnya, performa Veda Ega Pratama cukup konsisten. Ia berhasil langsung lolos ke Q2 dalam tiga balapan awal musim.
Baca Juga: Hasil Veda Ega Pratama di Free Practice 2 Moto3 Spanyol 2026, Terlempar dari Zona Q2 di Jerez
Di seri Amerika Serikat, ia finis di peringkat ke-14 saat practice.
Bahkan, pembalap muda ini sempat tampil impresif dengan menempati posisi ketiga di Brasil dan posisi kedelapan di Thailand.
Meski harus memulai dari Q1 di Moto3 Spanyol 2026, peluang Veda Ega Pratama untuk melaju ke Q2 masih terbuka.
Ia hanya perlu masuk dalam empat pembalap tercepat di sesi tersebut.
Jika berhasil lolos, peluang untuk kembali старт dari posisi depan tetap terbuka.
Pada tiga seri sebelumnya, Veda Ega Pratama mampu старт dari baris depan—yakni posisi kelima di Thailand serta posisi keempat di Brasil dan Amerika Serikat.
Dalam sesi practice Moto3 Spanyol 2026, Veda Ega Pratama mencatatkan waktu terbaik 1 menit 44,86 detik.
Catatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan free practice pertama yang masih berada di kisaran 1 menit 46 detik.
Rangkaian sesi akan berlanjut pada Sabtu (25/4) dengan free practice 2 dan kualifikasi.
Sementara itu, balapan utama Moto3 Spanyol 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4).(np)
Editor : Nur Pramudito